- Polda Metro Jaya mengerahkan 1.686 personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa di Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu, 8 Juli 2026.
- Aksi tersebut dilakukan oleh Presidium Relawan dan simpatisan untuk menyatakan dukungan terhadap program pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis.
- Pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas situasional dan mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif demi kelancaran arus kendaraan di lokasi.
Suara.com - Sebanyak 1.686 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, ribuan personel tersebut disiagakan untuk mengawal aksi yang digelar Presidium Relawan dan simpatisan pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
"1.686 personel gabungan Polda, Polres, Polsek jajaran," kata Erlyn saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).
Menurut Erlyn, pengamanan difokuskan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan tertib.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Presidium Relawan dan simpatisan dukung MBG serta beberapa elemen di wilayah Gambir," ujarnya.
Terkait arus lalu lintas, Erlyn menyebut rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Hingga saat ini, belum ada rencana penutupan ruas jalan di sekitar lokasi aksi.
Meski demikian, masyarakat yang akan melintas di kawasan Gambir diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan