Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut FIFA meminta Indonesia untuk mengizinkan semua negara yang lolos ke ke Piala Dunia U-20 untuk dapat bertanding, sebab olahraga dinilai tidak memiliki keterkaitan dengan politik.
Pernyataan tersebut dilontarkan Menpora, ketika Tim Nasional (Timnas) Israel berpeluang lolos ke Piala Dunia U-20 yang digelar di Indonesia pada 2023 mendatang. Kekinian, Timnas Israel berhak bertanding pada Piala Dunia U-20 di Indonesia setelah berhasil pada Euro U-19 2022.
Menanggapi pernyataan hal itu, lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) menilai terdapat standar ganda yang dilakukan federasi sepakbola dunia itu. Mereka menyinggung sikap FIFA terhadap Timnas Rusia, ketika negara tersebut menginvasi serangan militer ke Ukraina.
Pada saat itu, FIFA dan UEFA secara bersamaan memutuskan semua tim Rusia, baik timnas sepakbola maupun klub, ditangguhkan keikutsertaan dalam kompetisi-kompetisi FIFA dan UEFA sampai pemberitahuan lebih lanjut. Atas dasar tersebut, Ketua Bidang Hukum BSMI Bayu Erlangga meminta FIFA untuk adil.
"Saat terjadi konflik Rusia-Ukraina, FIFA dan UEFA langsung memberikan sanksi kepada salah satu negara yang terlibat konflik. Sementara FIFA menutup mata terhadap penjajahan yang dilakukan Israel terhdap Palestina," kata Bayu kepada wartawan di Senen, Jakarta Pusar, Rabu (29/6/2022).
Mereka pun mendesak FIFA melakukan hal sama ke Israel seperti yang diperbuat ke Rusia.
"Memberikan sanksi dan menangguhkan keikutsertaan Israel di berbagai ajang kompetisi dunia sebagaimana FIFA dengan cepat memberikan sanski kepada Rusia," tegas Bayu.
Kepada pemerintah, BSMI meminta agar menunjukkan sikap tegas, menolak kedatangan Timnas Israel ke Tanah Air, sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, menghapuskan penjajahan di atas dunia.
"Hendaknya konsistensi Indonesia tetap mendukung negara yang masih dijajah yakni Palestina dan menolak segala kerja sama dengan negara agresor zionis Israel," kata Bayu.
Baca Juga: Soal Gelombang Penolakan Israel di Piala Dunia U-20 2023, Begini Sikap PSSI
Sebelumnya Menpora Zainudin Amali menegaskan sudah ada jaminan bagi Israel untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Kepastian ini disampaikan sebelum Israel lolos.
"Sudah kami bahas sejak 2019. Semua negara yang lolos menjadi peserta Piala Dunia U-20 2023, dipersilakan untuk bermain," ujar Amali pada 23 Juni lalu.
"Jadikan olahraga itu tidak ada urusan dengan politik. Karena itu FIFA sudah menyampaikan kepada kami, siapa pun negara yang lolos, harus bisa bertanding di Indonesia. Jadi, tidak ada masalah. Pasti pihak keamanan kita akan memberikan rasa aman. Ini hal yang perlu diperhatikan,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa