Suara.com - Jamaah calon haji Indonesia diminta jaga kesehatan jelang wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah atau pada 8 Juli 2022 mendatang. Sebab cuaca di Arab Saudi tengah panas.
Imbauan itu disampaikan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas setibanya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah pada Senin dini hari tadi waktu Arab Saudi.
Menag tiba di Arab Saudi dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 982 yang mendarat di bandara Jeddah pukul 01.09 Waktu Arab Saudi.
"Saya harap di sisa waktu sampai puncak ibadah haji, petugas dan jamaah tetap jaga kesehatan dan perdalam manasik," kata Menag dikutip dari Media Center Haji di Jeddah, Senin.
Cuaca di Arab Saudi tidak seperti di Tanah Air. Rata-rata suhu udara di Mekkah mencapai 44-45 derajat Celsius.
"Petugas jangan lupa tetap bertugas sesuai kewajiban, melayani jamaah dengan baik, karena jika jamaah terlayani dengan baik, mereka bisa beribadah dengan baik dan semua mendapat haji mabrur dan mabrurah," katanya.
Menag mengaku mengikuti informasi seputar penyelenggaraan ibadah haji.
Ia banyak mendapat informasi terkait kebahagiaan jamaah dalam menjalani ibadah haji.
"Semoga kebahagiaan ini bertahan hingga semua pulang. Saya melihat pelayanannya pun sangat baik," ujar Menag yang akrab disapa Gus Men.
Baca Juga: Pengunjung Bioskop Naik Lima Kali Lipat, Wamenparekraf: Mayoritas Penonton Nikmati Film Indonesia
Pada kesempatan itu, Gus Men juga menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman, Putra Mahkota Muhammad bin Salman, dan Menteri Haji Arab Saudi yang telah memberikan banyak kemudahan sehingga pelayanan kepada jamaah lebih baik.
"Di Indonesia, kita juga banyak dibantu oleh Kedubes Arab Saudi sehingga kita bisa memberikan beragam fasilitas agar jamaah bisa beribadah dengan baik dan lancar," katanya.
Penerbangan jamaah haji Indonesia untuk kuota reguler sudah berakhir.
Kloter 43 Embarkasi Solo (SOC) 43 yang mendarat Minggu, 3 Juli 2022 siang, menandai berakhirnya fase kedatangan.
Total sebanyak 92.668 calon haji reguler Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci, sejak 4 Juni sampai 3 Juli 2022. (Antara)
Berita Terkait
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven
-
Ahli Praperadilan Gus Yaqut Sebut Negara Tak Jualan Kuota Haji, Begini Keterangannya
-
Tiga Tahun Setelah Duel Panas di GBK, Alejandro Garnacho Diam-Diam Unfollow Asnawi Mangkualam
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan