Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswa SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu sampai saat ini masih bergulir. Baru-baru ini, kasus kekerasan seksual tersebut kembali ramai diperbincangkan usai korban membuka suara di podcast milik Deddy Corbuzier.
Seperti apa fakta-fakta kasus kekerasan seksual siswa SMA SPI tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Dilaporkan Komnas Perlindungan Anak
Melalui podcast milik Deddy Corbuzier tersebut, kedua perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual membeberkan kronologi kejadian kekerasan seksual yang dialaminya.
Kasus kekerasan seksual di SMA SPI berawal dari pelaporan Komnas Perlindungan Anak yang dialamatkan ke sosok berinisial JE yang disebut-sebut sebagai salah satu pihak pendiri sekolah tersebut.
Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Jatim atas dugaan kasus asusila dan eksploitasi anak pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 silam.
Dalam podcast tersebut, kedua perempuan itu membeberkan bagaimana sosok JE, aktor utama dalam kasus pelecehan seksual tersebut kerap memperlakukan dirinya.
“JE bilang anggap saya seperti ayahmu sendiri. Kan saya memang tidak ada ayah sejak saya SD,” ujarnya.
Meskipun kerap kali memberikan kalimat-kalimat penyemangat, sekali dua kali JE melakukan tindakan seksual tanpa persetujuan perempuan tersebut.
2. Dibantah Kepala Sekolah
Diketahui, laporan tersebut dibantah oleh pihak sekolah. Kepala sekolah yang diketahui bernama Risna Amalia mengaku bahwa tuduhan yang dilayangkan oleh Komnas PA tidak benar.
Menurut pengakuan Risna, selama ia bekerja sebagai seorang ibu asuh asrama, Risna tidak pernah menemukan adanya perilaku kekerasan seksual yang menimpa para murid-muridnya. Ia juga menilai bahwa ada pihak yang dengan sengaja memberikan laporan palsu untuk tujuan tertentu.
3. Terduga Pelaku Dilaporkan Polisi
Saat kepolisian menerima laporan tersebut, terduga pelaku berinisial JE ditangkap oleh Polda Jatim atas dugaan kasus kekerasan seksual secara fisik dan verbal, serta eksploitasi ekonomi terhadap puluhan siswa.
Siswa yang menjadi korban didampingi Komnas PA juga turut diperiksa oleh kepolisian. Berbekal beberapa barang bukti yang disediakan oleh pelapor yaitu Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.
Berita Terkait
-
Saksi Ahli Dinilai Ringankan Terdakwa, Komnas PA Terus Kawal Persidangan Kasus Kekerasan Seksual di SMA SPI
-
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Profil JE di Wikipedia Berubah Jadi Pemerkosa Andal
-
Kronologi Kasus Kekerasan Seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia, Terdakwa Belum Dipenjara
-
Korban Pelecehan Seksual di Sekolah SPI Mengaku Dapat Ancaman, Terima Pesan akan Patahkan Kaki
-
Julianto Eka Segera Jalani Sidang Tuntutan, Arist Merdeka Sirait: Predator Seksual Harus Dihukum!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing