Suara.com - Istilah Citayam Fashion Week kini tengah viral dan menjadi perbincangan masyarakat. Istilah itu dikaitkan dengan tren street fashion di kalangan remaja yang biasa nongkrong di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Setidaknya, ada ratusan bahkan ribuan anak muda yang memadati kawasan Jakarta Pusat mulai dari kawasan Sudirman, Gatot Subroto, dan sekitarnya untuk beramai-ramai "tampil" dengan selera busananya masing masing.
Lalu, apa itu Citayam Fashion Week?
Citayam Fashion Week ini muncul ketika ada banyak konten video di Tiktok yang menampilkan berbagai wawancara suatu akun dengan para kawula muda yang sedang asyik nongkrong dan berkumpul dengan teman temannya di sekitaran Sudirman.
Dalam banyak wawancara tersebut, beberapa dari mereka mengaku berasal dari Citayam hingga kawasan Bojonggede dan rela berangkat jauh dari sana untuk sekadar menghabiskan waktu dan "beradu" fashion dengan para anak muda lainnya.
Tak ayal, fenomena anak muda dari Citayam inipun seolah membuat banyak orang semakin penasaran dan ikut memadati kawasan Jakarta Pusat.
Mereka tak hanya nongkrong, chit chat, atau sekadar adu gaya. Bahkan beberapa dari mereka mengaku sengaja dari jauh datang ke sana untuk mencari pasangan atau pacar.
Sebutan Citayam Fashion Week ini pun sempat diungkap karena para anak muda tersebut ingin "show" berlenggak lenggok di depan banyak orang seolah sedang berada di panggung Paris Fashion Week. Tak jarang, mereka saling ledek karena merasa selera fashion mereka paling keren.
Fenomena ini tentu menjadi sorotan masyarakat, terutama para pekerja di daerah Sudirman yang mengaku lumayan terganggu dengan segerombolan anak muda yang terkadang sengaja duduk di trotoar jalan Sudirman hingga memenuhi hampir setengah jalan sehingga para pekerja yang pulang dari kantor merasa risih dengan keberadaan mereka.
Baca Juga: Kisah Remaja Citayam di Sudirman Bikin Heboh Publik, Pengamat Sarankan Rajin Tengok Konten Mereka
Para anak muda dari Citayam ini pun mengaku bahwa akan meneruskan budaya "Citayam Fashion Week" ini sebagai bentuk ekspresi mereka. Walaupun begitu, kehadiran mereka sempat disinggung oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan yang mengaku akan segera membangun ruang publik agar bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar Jakarta, seperti Citayam.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Terowongan Kendal Jadi Tempat Adu Outfit 'Kece' ABG Citayam
-
Kisah Remaja Citayam di Sudirman Bikin Heboh Publik, Pengamat Sarankan Rajin Tengok Konten Mereka
-
Gegara Anak Citayam Kuasai Kawasan Sudirman, Penjual Starling Ini Kecipratan Rezeki Nomplok
-
Berkah Kawasan Sudirman Jadi Tongkrongan ABG Citayam, Penjual Kopi Starling Ngaku Pendapatan Meningkat
-
5 Fakta Menarik Terowongan Kendal, Jadi Tempat Nongkrong Populer ABG Citayam
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat