Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan video yang merekam aksi kekerasan terhadap seorang remaja putri. Pelaku adalah dua orang perempuan. Kejadian ini terjadi di Manado, Sulawesi Utara.
Potongan video yang merekam kejadian kekerasan ini kemudian diunggah oleh akun Instagram @lambeturahkawanua pada Jumat (8/7/22).
Dalam video yang diunggah tampak dua orang perempuan berdiri mengadap korban yang juga seorang perempuan.
Awalnya, salah satu perempuan yang saat itu mengenakan kaus hitam menendang badan korban. Ia juga sempat hendak menarik tangan korban, agar korban berdiri.
Setelah terjadi adu cek-cok, pelaku lain yang merupakan seorang perempuan berkaus pink memukul badan korban.
Tampak perempuan ini memukul dan menendang korban secara berulang kali. Si perempuan berkaus hitam juga tampak menendang korban.
Korban terlihat tidak berdaya, ia tidak melawan dan hanya terduduk lemas saat menerima pukulan dan tendangan dari pelaku.
Menurut informasi dari akun pengunggah video, keluarga dari korban akan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, yaitu ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado.
"Menurut informasi yang didapat, hari ini pihak keluarga korban akan melaporkan hal ini ke Polresta Manado," tulis pengunggah video.
Baca Juga: Putri Delina Dianggap Bahagia Atas Perceraian Ayahnya
Sontak saja, video yang merekam tindak kekerasan ini menuai beragam tanggapan dari warganet. Warganet mengecam aksi dari dua orang perempuan yang melakukan tindak kekerasan.
"Jangan mau hanya selesai dengan minta maaf dan kekeluargaan," kata warganet.
"Kameramen punya niatan baik, buat barang bukti," terang warganet.
"Tidak diharapkan kejadian seperti ini," ungkap warganet.
"Lagi dan lagi terjadi lagi tindak kekerasan di wilayah Sulawesi Utara. Ini sudah kesekian banyaknya terjadi seperti ini," ujar warganet.
"Si paling nakal," tambah warganet.
Berita Terkait
-
Putri Delina Dianggap Bahagia Atas Perceraian Ayahnya
-
Nindy Ayunda Kembali Mangkir, Pengacara: Eloknya Diperiksa setelah Idul Adha
-
Dewi Persik Curhat "Kamu Tak Sanggup Menafkahiku, Ceraikan Aku", Angga Wijaya: Monggo Cari yang Lain...
-
JK Terkenang Saat Masih Bekerjasama dengan Shinzo Abe
-
Tepuk Jok Sepeda Motor Sebelum Naik, Bocah Ini Ditinggal Emak ke Sekolah
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota