Suara.com - Seorang pria menggunggah video saat pergi ke rumah tetangganya. Ia menyoroti peralatan rumah tangga milik tetangganya yang berasal dari barang bekas dan hadiah.
Videonya kemudian diunggah oleh akun Instagram @igtainmenttt pada Sabtu (09/07/22).
"Pria ini main kerumah tetangga nya dan heran peralatan rumah tangga tetangganya dari gelas bekas dan piring hadiah detergen," tulis pengunggah video.
Dalam video yang diunggah tampak bahwa perekam video menunjukkan peralatan rumah tangga berupa piring, gelas, dan toples milik tetangganya.
Melihat bahwa piring yang dimiliki oleh tetangganya merupakan piring hadiah, serta gelas dan toples yang ada di rumah tetangganya merupakan barang bekas, pria ini lantas merasa heran.
"Dipaksa fokus ke rak piring tetangga. Gelasnya bekas minuman, toplesnya bekas sosis, piringnya hadiah detergen," keterangan dalam video.
Jika diamati dari video unggahan ini, memang terlihat bahwa toples yang dimiliki oleh tetangganya merupakan bekas toples sosis, piring dari hadiah pembelian detergen, dan gelasnya pun dari bekas bungkus minuman. Tampak pula wadah styrofoam bekas yang ditumpuk di rak milik tetangga perekam video ini.
Aksi dari pria ini pun menuai hujatan dari netizen. Netizen mengungkapkan bahwa pria ini tidak memiliki adab dan juga tidak sopan.
"Adab bermain ke rumah orang, datang dalam keadaan buta dan pulang dalam keadaan bisu," ujar netizen.
Baca Juga: Viral Video Bapak-Bapak Ngamuk, Gegara Nyaris Tabrak Ojol yang Tiba-Tiba Nyalip Saat Hendak Belok
"Lah emang salah? Demen banget pusingin dapur orang," kata netizen.
"Nggak usah ngurusin tetangga, urus dapur sendiri aja," ungkap netizen.
"Ciri-ciri orang yang umurnya nggak panjang," terang netizen.
"Nggak sopan," tambah netizen.
Hingga saat ini, video ini telah ditayangkan sebanyak 84 ribu kali. Video ini juga telah mendapatkan 1,1 ribu suka dan 332 komentar dari netizen.
Berita Terkait
-
Viral Video Bapak-Bapak Ngamuk, Gegara Nyaris Tabrak Ojol yang Tiba-Tiba Nyalip Saat Hendak Belok
-
Viral Video Kekerasan Antar Perempuan, Keluarga Korban Siap Lapor ke Pihak Berwajib
-
Nahas, Lima Petani Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk yang Berada di Tengah Sawah
-
Terekam CCTV, Aksi Maling Bawa Kabur Sepeda Motor Dalam Hitungan Detik
-
Viral Video Siswa Pungut Snack Sisa Peserta Acara yang Tak Dimakan, Warganet: Daripada Mubazir
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
Terkini
-
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Sopir Angkot Tanah Abang, Identitas Sudah Dikantongi
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Jumhur Hidayat Dikabarkan Jadi Menteri LH, 'Hadiah' Prabowo Bagi Buruh Jelang May Day?
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Ceritakan Detik-detik Ditelepon Seskab Teddy
-
Dipanggil ke Istana, Dudung Abdurachman Siap Dilantik: Saya Prajurit, Perintah Presiden Harus Siap
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Pemerintah Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun: Masih Sisa 2,2 Juta Orang
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol
-
Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien