Suara.com - Siapa bilang emak-emak cuma bikin repot di jalanan. Buktinya video emak-emak di Buton Utara ini malah dapat apresiasi publik.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @majeliskopi08, terlihat jalanan yang belum diaspal.
Jalanan tersebut masih tanah berlumpur sehingga sebuah bus terjebah di jalan berlumpur tersebut.
Bus tak bisa jalan, sekumpulan emk-emak dengan kuat menarik bus yang mereka tumpangi agar bisa kembali menempuh perjalanan.
Tarik Mobil Sambil Sindir Pejabat
Bukan sekadar menarik mobil, seorang ibu yang berada di posisi paling depan menarik mobil bahkan menyindir pejabat setempat.
Pada video tersebut, jalan berlumpur yang direkam berada di Ronta, Kabupaten Buton Utara dengan Maligano, Kabupaten Muna.
Sejumlah perempuan paruh baya menarik bus besar yang mandek dengan tali panjang.
"Bismillahirahmanirahim," ujar para emak-emak saat menarik bus sambil terengah-engah.
Di bagian ujung mobil terdengar suara laki-laki yang diduga kru bus memberikan aba-aba.
Sebelum menarik bus, seorang ibu di paling ujung sempat menyatakan bahwa jalanan yang berlumpur adalah bukti sebuah kepemimpinan yang tak berhasil.
"Ini adalah bukti, sebuah kepemimpinan yang tak berhasil," ungkap ibu tersebut.
Video itu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Iya benar! Jalan menuju Buton Utara Maligano jalan provinsi, memang rusak parah sejak lama, tidak pernah diperbaiki secara serius oleh Pemda dan Pemprov," komentar warganet.
"Keren bu, Insha Allah kedepannya akan ada pemimpin untuk negeri yang amanah, jujur, adil dan bijaksana," imbuh warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah