Suara.com - Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di ruang publik. Kali ini, seorang karyawan ekspedisi berusia 23 tahun menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan seorang satpam apartemen berinisial KH (48).
Kejadian tersebut langsung diselidiki oleh oleh Polres Metro Jakarta Barat. Pihak kepolisian menyatakan hingga kini tengah mengejar pelaku yang belum ditangkap.
"Kita sedang melakukan pengejaran pelaku," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (14/7/2022).
Joko mengatakan peristiwa pelecehan seksual itu terjadi pada Rabu (29/6/2022) lalu. Korban diketahui bekerja tidak jauh dari apartemen tempat pelaku bekerja.
Pelaku melancarkan aksinya saat sedang berdua saat dengan korban di sebuah ruangan lantai dasar. Setelah melihat situasi sepi, pelaku langsung melakukan pelecehan seksual terhadap korban.
Korban pun ketakutan dan langsung melarikan setelah mengalami pelecehan. Beberapa jam setelah peristiwa itu, korban mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk melaporkan pelecehan seksual yang menimpanya.
Dalam pengakuannya, korban mengatakan pelecehan ini baru dialami satu kali. Kendati demikian, polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mencari kemungkinan adanya korban lain.
Hingga kini, petugas satpam yang bekerja di salah satu apartemen di kawasan Jakarta Barat itu masih dalam buruan polisi. [ANTARA]
Baca Juga: Dishub DKI Batalkan Rencana Pisah Penumpang, Legislator DPR RI Minta Stiker 112 Ditempel Di Angkot
Berita Terkait
-
Dishub DKI Batalkan Rencana Pisah Penumpang, Legislator DPR RI Minta Stiker 112 Ditempel Di Angkot
-
Tanggapi Kasus Kekerasan Seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia, Begini Kata KPAI
-
Sorotan Peristiwa Kemarin, Anak Terbakar Jajanan Es Asap sampai Update Pelecehan Seksual di Mojokerto
-
Buka Layanan Aduan, Wagub DKI Minta Warga Lapor Kasus Pelecehan Seksual Lewat 112
-
Sekolah Selamat Pagi Indonesia Sekolah Apa? Puluhan Siswa Jadi Korban Pencabulan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!