Menurut Mentan Australia, risiko terbesar dalam hal bagaimana penyakit ini akan masuk ke Australia adalah melalui produk daging.
"
"Kami jauh lebih teliti memeriksa paket dan pengiriman barang yang berisi daging dan produk susu dari Indonesia karena sebenarnya PMK kemungkinan besar masuk dengan cara itu," jelasnya.
"
Proses mencuci kaki di bandara
Menteri Watt menyebut dirinya telah meminta saran dari Departemen Pertanian, Perikanan dan Kehutanan tentang penerapan proses mencuci kaki di bandara bagi semua orang yang masuk ke Australia.
"Saya diberitahu bahwa hal itu bukan tindakan efektif karena bahan kimia yang perlu digunakan - jika ingin efektif - justru sangat berbahaya bagi kulit manusia," katanya.
"Kenyataannya justru banyak orang yang kembali dari Bali tidak mengenakan jenis sepatu kerja yang biasa dikenakan di daerah pertanian," jelasnya.
"Tapi kami sedang mempertimbangkan opsi seputar alas kaki karena itu adalah sesuatu yang ingin kami tindak dan mengurangi risiko apa pun," tambahnya.
Bulan lalu, Perdana Menteri Anthony Albanese menawarkan vaksin dan dukungan teknis kepada Presiden Joko Widodo untuk memerangi wabah PMK dan penyakit penebalan kulit.
Baca Juga: Wabah PMK Merebak, Penjual Daging Sapi Keluhkan Penjualan yang Semakin Menurun
Pejabat tertinggi kedokteran hewan Australia telah memperkirakan sekitar 11 persen risiko wabah PMK akan terjadi di Australia selama lima tahun ke depan.
Tanggapan industri pariwisata
Para pengusaha sektor pariwisata menyebut permintaan untuk menutup sementara penerbangan dari Bali dapat menghancurkan industri yang masih berusaha bangkit kembali setelah pandemi.
Menurut Direktur Utama Dewan Industri Pariwisata Queensland, Brett Fraser, industri ini mengandalkan kepercayaan dan kepastian bagi konsumen.
"Wisatawan senang bepergian jika mereka merasa aman dengan adanya kepastian bisa kembali ke negaranya lagi," katanya.
Bali telah mulai pulih sejak pembatasan COVID dicabut. Lebih dari 1.400 penumpang dari Bali tiba Bandara Cairns, Queensland, setiap minggu, sementara Bandara Brisbane menerima 23.000 penumpang dalam sebulan terakhir.
Sebelumnya, Senator Susan McDonald mendesak pemerintah untuk menghetikan seluruh penerbangan dari dan menuju Bali.
"Jika kita tidak menghentikan penerbangan tersebut, setidaknya terapkan karantina tujuh hari," kata Senator McDonald.
Dia menyebut wabah PMK dapat berdampak signifikan pada industri daging di Australia
"Saya tak ingin duduk diam dalam beberapa minggu atau bulan dan belakangan menyesal karena menyia-nyiakan kesempatan yang ada," katanya.
Sejauh ini langkah-langkah biosekuriti telah diterapkan di seluruh bandara untuk penerbangan dari Bali.
Petugas menurunkan anjing pendeteksi risiko biosekuriti seperti diberlakukan di Bandara Darwin dan Cairns.
Papan petunjuk dan selebaran juga telah diberikan di bandara-bandara utama, serta ada pelatihan tambahan untuk petugas biosekuriti.
Lebih dari 300.000 ekor ternak di Indonesia dilaporkan terinfeksi PMK sejauh ini.
Senator McDonald menyebut, banyak wisatawan tanpa sadar dapat membawa penyakit itu ke Australia.
"Para wisatwan yang pergi ke Bali bepergian untuk berselancar, berinteraksi, tapi tidak mengingat bahwa ada peternakan babi atau sapi tepat di sebelah resor tempat mereka tinggal," katanya.
"Roda-roda koper wisawatan ini dapat terpapar kotoran di jalanan, alas kaki yang mereka kenakan, pakaian mereka. Atau mereka bahkan telah menyentuh salah satu hewan di dekatnya," ujarnya.
"Ini bukan penyakit yang hanya mungkin menyebar jika Anda pergi ke peternakan," tambah Senator McDonald.
Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News dengan laporan tambahan dari artikel ini.
Berita Terkait
-
Manfaatkan Abaya Pavilion, Bank BSN Genjot Inklusi Keuangan Syariah
-
Dari Pendiri Bisnis Menjadi Angel Investor, Perjalanan Venjii Hernando Mendukung Wirausaha Lokal
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang