Suara.com - Belakangan istilah "Citayam Fashion Week" banyak meramaikan media sosial. Istilah ini merujuk pada sekelompok remaja yang memamerkan penampilan terbaik mereka saat menghabiskan waktu di salah satu kawasan Ibu Kota.
Bahkan mereka seolah benar-benar mengadakan pagelaran busana di tengah jalan raya yang tentu saja diramaikan oleh banyak remaja lain, entah untuk sekadar menonton atau ikut memamerkan penampilan terbaiknya.
Agenda ini mendapat sorotan besar, serta tentu saja menimbulkan pro dan kontra. Salah satu yang belakangan disorot publik adalah efek yang ditimbulkan setelahnya, termasuk sekelompok remaja yang terlihat bergelimpangan di pinggir jalan setelah mengikuti Citayam Fashion Week.
"Sisi gelap Citayam Pesyen Wik," seloroh akun Instagram @dagelanviral yang mengunggah ulang video dari akun TikTok @bumimamba, dikutip Suara.com pada Selasa (19/7/2022).
Video yang diambil pagi hari itu memperlihatkan perjalanan seorang pejalan kaki yang melewati sebuah ruas yang diduga menjadi tempat berkumpulnya remaja penonton Citayam Fashion Week.
Sangat jelas terlihat beberapa remaja, baik laki-laki dan perempuan, yang tertidur di pinggir jalan. Mereka terlihat lelap walau tidur tanpa alas maupun selimut, bahkan tetap nyenyak meski dilewati banyak orang serta matahari sudah meninggi.
Konten ini mendapat beragam respons warganet, mulai dari yang menanggapinya dengan bercanda sampai yang serius mempermasalahkan tindak-tanduk para remaja tersebut.
"Nungguin giliran tampil fashion show sampe ketiduran," celetuk warganet.
"Positif aja, mungkin mereka duit abis buat jajan outfit makanya gabisa pulang," komentar warganet.
Baca Juga: Warganet Emosi Lihat Pengantin Pria Lempar Mahar Dan Merokok Saat Pesta Pernikahan
"Kaga pada sekolah apa itu?" ujar warganet lain.
"Baru juga kemaren udah ada sisi gelapnya segala," tutur warganet, menyayangkan agenda seperti Citayam Fashion Week malah membawa hal buruk untuk para remaja yang terlibat.
"Tuh kan ujung-ujung nya jadi kumuh..." kritik warganet.
"Pas bangun nyari nasi uduk," imbuh warganet lain.
"Kemungkinan besar mereka telat naik kereta," timpal yang lainnya.
Video selengkapnya bisa disimak di sini.
Tag
Berita Terkait
-
Warganet Emosi Lihat Pengantin Pria Lempar Mahar Dan Merokok Saat Pesta Pernikahan
-
ABG "Citayam Fashion Week" Lomba Jalan Catwalk di Zebra Cross Sudirman, Netizen Curiga: Banyak Talent Numpang Tenar
-
Aksi Vintha Devina Ajarkan Cara Berpose yang Baik ke Anak-Anak Citayam Fashion Week Tuai Pujian Warganet
-
Pesan Menparekraf Sandiaga soal Citayam Fashion Week Bawa Cuan untuk UMKM
-
Kreatif! Remaja Padukan Brokat dan Batik di Citayam Fashion Week, Penampilannya Viral
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara