Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menutup pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) pada 20 Juli 2022 lalu.
Namun ternyata belum semua aplikasi dan platform digital mendaftar PSE ke Kominfo. Hal ini membuat aplikasi tersebut terancam diblokir oleh Kementerian Kominfo.
Sejumlah aplikasi atau platform digital yang telah mendaftar PSE lingkup privat dan lolos dari ancaman pemblokiran di antaranya ada Google, YouTube, Google Maps, dan Play Store. Platform digital tersebut sedang mengurus pendaftaran PSE Lingkup Privat ke Online Single Submission (OSS).
Namun, masih ada sejumlah PSE yang terancam diblokir karena belum juga mendaftar PSE lingkup privat Kominfo. Pihak Kominfo sendiri saat ini tengah menyiapkan surat peringatan agar PSE yang belum mendaftar untuk segera melengkapi.
Jika tidak mendaftar, Kominfo akan segera proses pemblokiran. Hingga batas penutupan pada Rabu (20/7/2022), sudah ada 8.276 PSE yang mendaftar ke Kominfo.
Dari rincian total jumlah itu, 8.069 merupakan PSE domestik dan 207 PSE berasal dari luar negeri. Berikut adalah daftar PSE yang aman dan tidak aman dari ancaman pemblokiran Kementerian Kominfo.
Daftar PSE Lingkup Privat yang Aman
- YouTube
- Maps
- Tinder
- Google Cloud
- Microsoft Cloud
- App Store
- iCloud
- Zoom
- Line
- Smadav
- Get Contact
- Snapchat
- Valorant
- Gojek
- Gopay
- PUBG Mobile
- Ragnarok X: Next Generation
- Indodax
- Zalora
- Telegram
- Free Fire
- Mi Chat
- Shopee
- Jenius
- Netflix
- Genshin Impact
- Call of Duty Mobile
- Spotify
- TikTok
- Capcut
- Linktree
- HBO Go
- Discord
- KAI Access
- MyPertamina
- OLX
- JD.ID
- Tiket.com
- Pegipegi
- Mtix
- Blibli
- Livin 2.0 by Mandiri
- BNI Mobile Banking
- Mobile Banking BTN
- Tokopedia
- Traveloka
- Bukalapak
- Mobile Legends: Bang Bang
- Resso
- Dailymotion
- Mobile Legends: Adventure
- Share It
Daftar PSE Lingkup Privat yang Terancam Diblokir
1. LinkedIn
2. Opera
3. Roblox
4. PayPal
5. Amazon
6. Alibaba
7. Yahoo
Berita Terkait
-
Adu Aturan 2 Kementerian soal Youtube: Bisa Jadi Jaminan Utang, Tapi Terancam Diblokir Kalau Belum Daftar
-
Belum Daftar PSE Sampai Sekarang, LinkedIn, DOTA 2 Hingga PayPal Segera Diblokir?
-
Kominfo Ajak Anak Muda Gunakan Media Sosial secara Bijak dan Kreatif
-
Belasan Perusahaan Digital Gede Belum Daftar PSE Lingkup Privat
-
Kominfo: Berita Bahaya BPA pada Galon Isi Ulang Benar, Bukan Hoax
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN