Suara.com - Menyambut Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Alfamart atas hasil donasi konsumennya, pada Hari Anak Nasional 2022 ini memberikan bantuan total sebanyak 1425 paket perlengkapan sekolah di 20 kota di Indonesia.
Perlengkapan sekolah berisi tas sekolah, buku tulis, alat tulis dan hand sanitizer diberikan kepada siswa-siswi sekolah dasar yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman menjelaskan, bertepatan pada momen Hari Anak Nasional, disalurkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak sekolah, agar mereka semakin semangat belajar. Terlebih kegiatan belajar mengajar tatap muka yang mulai berjalan kembali.
"Semoga ini menjadi penyemangat tambahan untuk anak-anak memulai sekolah kembali," tuturnya.
Dia menjelaskan, perlengkapan sekolah yang dibagikan itu adalah hasil kedermawanan konsumen Alfamart, melalui program donasi konsumen, dimana donasi ini dikelola dan disalurkan oleh Yayasan BMCI.
“Pembagian perlengkapan sekolah ini adalah contoh kepedulian dari masyarakat kepada masyarakat lain yang membutuhkan bantuan sesama, difasilitasi oleh program donasi konsumen,” terangnya.
Alfamart mengucapkan terima kasihnya kepada konsumen yang secara sukarela memberikan donasi. Karena melalui donasi yang diberikan terbukti bisa membantu kepada sesama.
Selain itu, menambah euforia Hari Anak Nasional juga, Alfamart menggelar kompetisi daring kreasi daur ulang menjadi ecobag. Bertemakan “Ayo bersama menjadi Sahabat Bumi”, kompetisi kategori SD dan SMP ini, menantang anak-anak untuk berkreasi daur ulang sampah atau barang bekas menjadi tas ramah lingkungan dengan memperebutkan total jutaan rupiah. Info lengkap lomba bisa diakses melalui akun instagram @alfamart.tv atau klik https://www.instagram.com/alfamart.tv/
Baca Juga: Ngadu ke Jokowi Tak Dapat Bantuan Pandemi Covid-19, Bude Lastri: Rondo Ini Pak, Masa Tak Ada?
Berita Terkait
-
Curhat Pemobil Ditolak Tukang Becak yang Kehabisan Bensin Karena Beri Bantuan: Gak Mau Lah Kalau Cuma Segitu
-
6 Cara Top Up OVO, Lewat m-Banking, Alfamart, Grab hingga Menchant
-
BREAKING NEWS! Diduga Korupsi Dana Bantuan Covid-19, Eks Kadisnakertrans Serang Ditetapkan sebagai Tersangka
-
Apakah MinyaKita Dijual di Indomaret dan Alfamart? Ini Lokasi Pembeliannya
-
Cerita Lulusan SMKN Berkarier di Alfamart, Bukti Alfamart Class Permudah Peluang Bekerja
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?