Suara.com - Tersebar di media sosial, video yang merekam detik-detik sekelompok geng motor yang menyerang pemukiman warga.
Peristiwa sekelompok geng motor yang menyerang pemukiman warga ini terekam oleh kamera CCTV.
Rekaman CCTV tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Senin (25/07/22).
Dalam video yang diunggah, tampak sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor sedang berhenti di sebuah persimpangan jalan.
Kebanyakan dari pemuda tersebut saling berboncengan dengan sepeda motor dan tidak mengenakan helm.
Tak berselang lama, beberapa pemuda terlihat turun dari sepeda motor dan mendekat ke arah beberapa warga yang sedang berada di luar rumah.
Para warga tersebut sedang duduk santai di bangku yang berada di pinggir jalan.
Diduga takut, warga tersebut langsung berlari melarikan diri dan bersembunyi ketika hendak didatangi pemuda yang merupakan anggota geng motor.
Dalam video ini, juga terlihat seorang pengendara sepeda motor yang berhenti saat dihadang oleh geng motor.
Baca Juga: 2 Remaja di Medan Ditangkap Polisi, Kabur Berlarian
Terlihat pula momen sekelompok geng motor tersebut yang kemudian pergi dari persimpangan jalan yang terpasang kamera CCTV.
Menurut keterangan dari akun pengunggah video, kejadian penyerangan tersebut terjadi di wilayah Kota Makassar, Sulawasi Selatan. Tepatnya di Jalan Abubakar, Lambogo, Kecamatan Makassar.
Para anggota geng motor tersebut menyerang warga dengan membawa senjata berupa anak panah dan katapel.
Video ini pun mendapatkan beragam komentar dari warganet. Warganet meminta pihak berwajib untuk menangkap para pemuda yang tergabung dalam geng motor tersebut.
"Tangkap dan gorok," ujar warganet.
"Kalau masih remaja, tolong tangkap juga orang tua mereka, kalau masih punya orang tua. Itu juga tetap tanggung jawab orang tua, yang berarti tidak mengurus dan mendidik dengan baik," terang warganet.
Tag
Berita Terkait
-
2 Remaja di Medan Ditangkap Polisi, Kabur Berlarian
-
Diinterogasi Polisi, Jawaban Anggota Geng Motor Ini Buat Tercengang
-
Bawa Kabur-Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda Bertato Ini Berakhir di Penjara
-
Ngaku Tak Punya Uang di Perantauan, Empat Warga Luar Jogja Dringkus Polisi di Sleman
-
Viral, Orang Ini Tolak Uang Saat Tolong Pemobil Kehabisan Bensin Banjir Pujian dari Netizen: Panjang Umur Orang Baik
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia