Suara.com - Anggota fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, mengaku heran dengan tindakan Gubernur Anies Baswedan yang mencopot tiga Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) belakangan ini. Pasalnya, kebijakan itu dilakukan di akhir masa jabatan Anies yang akan selesai pada Oktober 2022 nanti.
Anies diketahui pada 16 Juli mengganti Dirut baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya dan Direktur Utama PAM Jaya. Setelahnya pada 22 Juli Anies juga mencopot Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT).
Menurut Gilbert, ada keanehan dari keputusan Anies memilih Dirut baru itu. Apalagi ia menilai tidak ada hal yang mendesak sehingga tiga BUMD itu perlu memiliki pimpinan baru.
"Pergantian tidak pada tempatnya, tidak mendesak. Malah terkesan aneh, ada apa?" ujar Gilbert saat dihubungi, Rabu (27/7/2022).
Sosok Mohamad Aprindy dinilainya tidak tepat dipilih sebagai Direktur Utama PT MRT. Apriandy disebutnya tidak memiliki kompetensi dan kemampuan yang lebih tinggi ketimbang Dirut sebelumnha, William Sabandar.
Terlebih lagi, William yang sudah bekerja di PT MRT selama enam tahun dianggap cocok dengan sistem kerja pihak Jepang selaku mitra pembangunan MRT.
Mohamad Aprindy, juga sebelumnya hanya memiliki menjabat sebagai Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Tetapi penggantinya dipilih dari orang yang berasal dari Jakpro, yang notabene Jakpro ini bukan perusahaan yang fokus. Dan penggantinya bukan orang yang pernah dibidang transportasi dan bukan ikut membesarkan MRT ini dari awal," tuturnya.
"Otomatis, Pak Aprindy secara akal sehat, tidak seberkualitas Pak William Sabandar. Sehingga pengganti ini buat kami menjadi tidak menyentuh, tapi terkesan menjadi aneh," tambahnya menjelaskan.
Baca Juga: Catwalk di Zebra Cross Citayam Fashion Week: Dilarang Wagub Riza Dibolehkan Anies
Selanjutnya, Anggota Komisi B DPRD DKI ini juha menyebut pengangkatan Tri Prasetyo Utomo sebagai Direktur Utama Perumda Pasar Jaya juga tidak tepat.
Ia mengaku heran dengan keputusan Anies memilih Tri Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Operational General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart).
"Saya melihat, latar belakangnya belum terlalu panjang dan langsung menjadi dirut BUMD. Buat saya agak sedikit tanda tanya," ucapnya.
Untuk pemilihan sosok Arief Nasruddin sebagai Direktur Utama PAM Jaya, Gilbert tak mempermasalahkannya. Namun, yang aneh adalah pencopotan Dirut sebelumnya, Syamsul Bachri Yusuf.
Pasalnya, pencopotan ini dilakukan menjelang berakhirnya kerja sama antara PAM Jaya dan mitra swastanya, yakni Aetra dan Palyja, pada Januari 2023. Anies diduganya memiliki kepentingan lain karena Syamsul adalah sosok yang pro pemerintah.
"Tapi saya tahu, bahwa Pak Syamsul Bachri itu orang yang sangat pro pemerintah. Tapi kan Gubernur belum tentu melihatnya seperti itu," kata Gilbert. Mungkin saja ada kepentingan lain di luar kepentingan pemerintah yang dilihat Gubernur, kami juga tidak tahu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Politisi Ini Heran Anies Baswedan Dan Ridwan Kamil Tampil di Citayam Fashion Week
-
Temui PM Kishida di Jepang, Jokowi Minta Penyelesaian Pembangunan MRT hingga Infrastruktur Lainnya Dipercepat
-
Catwalk di Zebra Cross Citayam Fashion Week: Dilarang Wagub Riza Dibolehkan Anies
-
Wapres Maruf Amin Terima Kunjungan Gubernur DKI Anies Baswedan, Apa yang Dibahas?
-
Temui Wapres Maruf di Kediaman, Anies Sampaikan Undangan Pernikahan Anaknya
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
-
Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?