Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa Rudi S Kamri mempersoalkan pembangunan masjid di dekat makam Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.
Masjid Al Mumtadz di Cimaung, Kabupaten Bandung sendiri dibangun Ridwan Kamil sebagai penghormatan kepada mendiang putranya Eril.
Pada potongan video yang beredar di media sosial, Rudi Kamri memepertanyakan kontribusi Eril sampai dibikinkan masjid.
"Eril siapa ya, apa gebrakannya untuk generasi muda Indonesia atau Jawa Barat aja, saya belum pernah melihat" ujar Rudi di potongan video podcast yang diunggah kembali oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.
"Kenapa dibangunkan masjid megah dengan dana 44,8 miliar untuk seorang Eril?" tambahnya.
Lebih lanjut, Kamri membandingkan jasa Erul dengan para tentara yang gugur saat bertugas di Papua.
"Tentara kita atau polisi yang gugur membela kedaulatan negara di Papua tidak mendapatkan penghormatan seperti itu tuh," ungkap Kamri.
Videonya yang viral di media sosial itu sontak mengudnang berbagai respons dari warganet.
"Gebrakan amal Emil emang jarang dipublikasi sama almarhum pak yang tau cuma Allah, makanya saat meninggal dia diberi keistimewaan yang bapak sendiri heran kan," komentar warganet.
"Yang mau bikin kan bapaknya sendiri, kenapa bapak ngatur," imbuh warganet lain.
"Bapak ini siapa ya?," tambah lainnya.
"Lah bapaknya almarhum kan orang kaya, ini bapaknya kebanyakan ngunyah gula?" tulis warganet di kolom komentar.
"Umur segini emang lagi lucu-lucunya," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ribuan kali dan bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan