Suara.com - Pada hajatan memang sering kali mengundang hiburan seperti dangdutan.
Namun perlu dingat bahwa acara hiburan tersebut bukan sebuah keharusan.
Berbicara soal hiburan saat hajatan, sebuah keluarga harus menanggung malu saat artis dangdutnya pulang cepat.
Hal ini disebabkan karena pihak keluarga tak mampu membayar penghubur acara tersebut.
Melansir dari Instagram @lambe_turah, ibu dari pengantin tiba-tiba naik panggung di hajatan.
Sang ibu menyebutkan bahwa dia nanggap dangdut bukan karena orang kaya, namun karena gengsi anak.
"Saya nanggap Dian Anic bukan karena orang kaya, tapi karena anak saya selera tinggi enggak kuat," ujar sang ibu.
"Jadi apa boleh buat, jadi saya mau nyumbang lagu," tambahnya.
Baca Juga: Sukses Membuat Penumpang Terhidur, Video Maskapai Ini Kocak
Akibat tak mampu bayar dangdut hajatan tersebut, malam hari dangdut di hajatan langsung bubar.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari wargnet.
"Hidup harus sesuai kemampuan bukan kemauan," komentar warganet.
"Mending enggak sama sekali daripada malu sekali," imbuh warganet lain.
"Nikah modal orang tua," tambah lainnya.
"Ngikutin gengsi, abis resepsi utang dimana. Mending sederhana ajasih tp elegan dan intinya gak ngutang," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak