Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melantik 1.992 pamong praja muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIX Tahun 2022 di Istana Wapres Jakarta, Selasa (2/8/2022). Menurutnya, ribuan lulusan IPDN tersebut memiliki tugas untuk menentukan nasib bangsa ke depan.
"Saya merasa berbahagia dan bersyukur bisa melantik para pamong praja muda, para kader calon pemimpin bangsa di masa depan. Di pundak Saudara, tersampir tugas mulia sebagai penentu nasib bangsa ke depan," kata Wapres Ma'ruf Amin.
Pelantikan tersebut dilakukan secara luring dan daring, dengan perwakilan sembilan orang pamong praja muda hadir di Istana Wapres Jakarta, sedangkan 1.983 lulusan lainnya di lapangan kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.
"Selamat kepada seluruh pamong praja muda yang dilantik pada hari ini, juga kepada IPDN yang berhasil meluluskan 1.992 pamong praja muda program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, yang nantinya akan bertugas di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
Ma'ruf mengatakan IPDN telah mencatatkan riwayat dan kiprah panjang dalam mendukung kaderisasi kepemimpinan di pemerintahan daerah.
"Selaku penerus legasi ini, pamong praja muda dituntut untuk menjadi pandu semangat nasionalisme dan jiwa Pancasila secara nyata, serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Ma'ruf juga menyebut para pamong praja muda tersebut harus memahami tugas pokok, fungsi, serta tantangan di tempat mereka akan bertugas.
"Tidak berhenti di situ, Saudara harus adaptif terhadap perubahan, dan mampu membangun kolaborasi dalam berkinerja, berinovasi, dan berkreativitas," tegasnya.
Dengan kondisi penyelenggaraan birokrasi di tengah perkembangan zaman saat ini, Ma'ruf meminta para pamong praja muda IPDN menjadi semakin profesional, lincah, dan akuntabel.
Baca Juga: Cerita Korban Kebakaran di Tangerang, Teriak Histeris Api Cepat Merambat
"Saya harapkan Saudara terus aktif menjadi motor penggerak akselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik. Hadirkan gagasan segar serta terobosan untuk eskalasi efektivitas dan efisiensi jalannya pemerintahan. Tugas pengabdian kepada masyarakat yang akan Saudara jalani akan terus menuntut kesabaran, keuletan, dan keteguhan," pintanya.
Turut hadir dalam pelantikan antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), yang merangkap Plt. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, serta Rektor IPDN Hadi Prabowo. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Wapres Ma'ruf Amin : Ucapkan Ini, Penduduk Indonesia Jadi Penghuni Surga Paling Banyak
-
Sebut Penghuni Surga Kebanyakan Orang Indonesia, Wapres Ma'ruf Amin Trending Topic
-
Wapres Ma'ruf Amin Yakin Penduduk Indonesia Jadi Penghuni Surga Terbanyak, Kok Bisa?
-
Ma'ruf Amin Sebut Penghuni Surga Terbanyak adalah Penduduk Indonesia
-
Ma'ruf Amin: Penduduk Surga Nanti Kebanyakan Bangsa Indonesia
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang
-
Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap
-
Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
-
Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar
-
Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota
-
Bukan Era Orde Baru, Aktivis 98 Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ditangani Transparan
-
Pemerintah Apresiasi Langkah Cepat Polri Identifikasi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Peserta Mudik Gratis DKI Membeludak, Bank Jakarta Ikut Sumbang 20 Bus ke Jawa Hingga Sumatra