Suara.com - Padepokan Nur Dzat Sejati yang diasuh oleh sosok ahli spiritual, Gus Samsudin Jadab kini tengah menuai berbagai polemik. Pasalnya, padepokan tersebut sempat digeruduk warga usai imbas perseteruan Gus Samsudin dengan sosok bernama Pesulap Merah.
Tak selesai dengan digeruduk warga hingga disebut telah resmi ditutup, pihak Dinas Kesehatan mengungkap polemik terkait status izin padepokan milik ahli mistis tersebut.
Berikut deretan fakta Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin.
1. Lokasi padepokan
Gus Samsudin sebelumnya mendalami ilmu agama di Pondok Condro Mowo di Giri Mulyo, Jogo Rogo, Kota Ngawi.
Setelah memiliki pengikut setia, pria asal Blitar tersebut akhirnya memutuskan untuk mendirikan padepokan sendiri yang ia beri nama Padepokan Nur Dzat Sejati. Padepokan tersebut kini berlokasi di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
2. Mengajarkan ilmu dan pengobatan spiritual
Padepokan yang diasuh Gus Samsudin tersebut viral lantaran kerap mengunggah konten praktik ilmu spiritual melalui akun Youtube resmi.
Melalui video yang diunggah, publik disajikan peragaan ilmu pengobatan spiritual yang menjadi ciri khas padepokan tersebut.
Adapun Gus Samsudin terkenal dengan ilmu Kulhugeni yang kerap ia peragakan dalam keseharian aktivitas di padepokan tersebut. Salah satu ilmu yang ditunjukan adalah pengobatan atau rukyah terhadap orang-orang yang memiliki penyakit tertentu.
3. Sempat digeruduk warga hingga disebut resmi ditutup
Usai ilmunya terekspos ke publik melalui sosok Pesulap Merah, warga sekitar menggeruduk padepokan milik Gus Samsudin.
Tampak massa aksi berkumpul untuk menuntut penutupan padepokan tersebut pada Minggu (31/7/2022) lalu.
Salah seorang koordinator aksi yang diduga merupakan lurah desa setempat tampak menyerukan tuntutan padepokan itu ditutup paksa. Pasalnya, kehadiran padepokan tersebut berimbas pada marwah desa setempat.
"Melibatkan segala hal, salah satunya adalah kenyamanan ketertiban kemudian marwah desa kita dan semuanya mempertimbangkan, mari kita tabbayun untuk padepokan kita nyatakan ditutup," ujar koordinator aksi.
Berita Terkait
-
Beda Dengan Pesulap Merah, Cara Ustadz Syam Bongkar Trik Gus Samsudin Disorot, Netizen: Kasih Paham Tadz
-
Sorotan Kemarin: Izin Padepokan Gus Samsudin Hanya untuk Pijat Tradisional hingga RSUD Jombang Diusut Polisi
-
Profil Pesulap Merah, Pemuda Pemberani Pembongkar Praktik Perdukunan
-
Inilah Profil Pesulap Merah yang Berseteru dengan Gus Samsudin
-
Pesulap Merah Bongkar Banyak Pesulap Alih Profesi Jadi Dukun Ngaku Ahli Supranatural
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok