Suara.com - Sejumlah pengawal mengaku pengawal pribadi dan megatasnamakan Garuda bikin rusuh di depan kantor KPU RI. Mereka terpantau berupaya menjebol gerbang utama KPU yang dijaga pengaman dalam atau pamdal.
Pihak pengamanan sudah memberikan informasi sedari awal bahwa yang diperkenankan masuk ialah para pengurs atau pihak partai dengan identitas. Tetapi pihak yang mengaku Garuda itu justru berupaya menjebol pengaman petugas
"Ini Garuda bapak, Garuda Bapak," ujar pihak mengaku Garuda di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022).
"Pengawal pribadi," katanya sembari terus mendorong petugas keamanan dan awak media yang tengah mengabadikan momen keadatangan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar.
Sementara itu, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua PKB Muhaimin Iskandar yang sudah berhasil masuk ke halaman dalam kantor KPU RI hanya berdiam diri. Cak Imin terlihat mengulurkan tangan menenangkan pengawal.
Suasana sempat tenang, tetapi kemudian kembali ricuh akibat pengawalan yang sebelumnya menerobos pengamanan.
Arak-arakan rombongan dari kedua partai, PKB dan Gerindra mulai berdatangan dan meramaikan halaman depan gedung kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta.
Pantauan Suara.com, rombongan berjumlah ratusan orang itu tiba pukul 14.30 WIB di Jalan Imam Bonjol, 30 menit lebih cepat dari jadwal kehadiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di KPU.
Adapun arak-arakan dari kader dan simpatisan tersebut dipenuhi beragam elemen budaya, mulai daei reog Ponorogo hingga barongsai.
Baca Juga: Massa Gerindra dan PKB Kompak Arak-arakan, Teriakan Prabowo-Cak Imin Membahana di KPU
Masing-masing simpatisan dan kader kedua partai juga membawa atribut partai, sembari melantunkan salawat menunggu kehadiran Prabowo dan Muhaimin atau Cak Imin
"Prabowo-Cak Imin, Prabowo-Cak Imin," teriak massa.
Pertanda Serius Kerja Sama Politik
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda memastikan bahwa pendaftaran PKB dan Gerindra sebagai peserta Pemilu akan dipimpin langsung oleh masing-masing Ketua Umum, yakni Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto.
Adapun PKB dan Gerindra dijadwalkan melakukan pendaftaran ke kantor KPU RI pukul 15.00 WIB, hari ini.
"Pendaftaran Gerindra dan PKB sebagai peserta Pemilu ini akan dipimpin langsung oleh Pak Bowo dan Gus Muhaimin," kata Huda dalam keterangannya dikutip Senin (8/8/2022)
Berita Terkait
-
Timsus Sambangi Mako Brimob Polri Kelapa Dua, Salah Satunya Periksa Irjen Ferdy Sambo
-
Timsus Sambangi Mako Brimob, Polri Sebut Pemeriksaan Saksi Kasus Penembakan Brigadir J Masih Berjalan
-
Massa Gerindra dan PKB Kompak Arak-arakan, Teriakan Prabowo-Cak Imin Membahana di KPU
-
Cipayung Plus Binjai Apresiasi Kapolri Terkait Penahanan Ferdy Sambo
-
Prabowo-Cak Imin Barengan Ke KPU Hari Ini, PKB: Pertanda Kian Serius Kerja Sama Politik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?