Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima audiensi Sedulur Bunda Milenial di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (8/8/2022). Pertemuan tersebut dilakukan Sedulur Bunda Millenial guna menyampaikan gerakan tukar bendera rusak dan lusuh.
Moeldoko menyampaikan apresiasi dan dukungan atas gerakan tukar bendera rusak dan lusuh tersebut. Menurutnya, gerakan tersebut wujud nyata bela negara dan penanaman rasa cinta terhadap bangsa.
“Di saat banyak orang menyepelekan soal bendera, ternyata ada sebagian kelompok elemen masyarakat yang justru peduli terhadap substansi pengibaran bendera. Mewakili pemerintah, saya sangat mendukung penuh gerakan ini,” tegas Moeldoko.
Sementara itu, Ketua Sedulur Bunda Milenial Sisca Rumondor menyampaika bahwa gerakan tukar bendera rusak dan lusuh sudah berjalan sejak 2020. Menurut Sisca, gerakan ini menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat untuk menghargai bendera merah putih yang menjadi simbol dan lambang negara.
“Apa ya tega melihat bendera-bendera yang dikibarkan rusak dan lusuh. Jadi kami menjahit bendera, menukar yang rusak dan akan memberikan yang baru,” ujar Sisca.
Sisca mengklaim, gerakan tukar bendera rusak dan lusuh mendapat respon positif dari masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan semakin banyaknya jumlah warga yang menukarkan bendera mereka.
Ia menyebut, selain dari masyarakat di pulau jawa, permintaan penukaran bendera juga datang dari Sulawesi, Sumatera, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Untuk itu kami bekerjasama dengan beberapa UMKM untuk menjahit bendera baru dan tahun ini, kami menyiapkan sepuluh ribu bendera untuk diberikan secara gratis. Ke depan harapan kami, ini menjadi Call to Action kepada seluruh masyarakat,” terang Sisca.
Pada akhir audiensi, Moeldoko secara simbolis menyerahkan bendera baru kepada masyarakat, yang merupakan hasil penukaran bendera rusak dan lusuh.
Berita Terkait
-
Terkait Kasus Brigadi J Diduga 25 Anggota Polri Langgar Kode Etik, Moeldoko: Tuntaskan
-
Viral Warga Ditegur soal Bendera, Berikut Aturan Memasang Bendera Merah Putih
-
Luhut Usul Perwira Aktif TNI Bisa Bertugas di Kementerian/Lembaga, Moeldoko: Itu Baru Diskursus
-
25 Anggota Polri Diduga Langgar Kode Etik, Moeldoko: Perintah Presiden Harus Dituntaskan Secara Transparan
-
Bendera Belum Terpasang, Petugas Tegur Pengusaha di Wilayah Kemirimuka Depok
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran