Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, turut menyapa kadernya dan simpatisan yang mengiringi pendaftaran PKB ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ikut Pemilu 2024.
Politikus yang akrab disapa Cak Imin itu menyapa para kader dan simpatisan PKB yang berkumpul di depan Kantor KPU RI dari dalam mobil Toyota Alphard yang ditungganginya usai melakukan pendaftaran.
Awalnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto lebih dulu melakukan hal tersebut. Memang Gerindra dan PKB datangi KPU secara bersama-sama untuk mendaftarkan diri ikut pemilu.
Melihat Prabowo disambut meriah, Cak Imin nampak kemudian mengikuti aksi Prabowo yang berdiri melalui sunroof kendaraannya.
Lambaian tangan dan senyuman dilemparkan Cak Imin dalam aksinya tersebut. Kader dan simpatisan juga menyambutnya secara meriah.
Cak Imin bahkan sempat membentangkan panji atau bendera PKB dalam momen tersebut. Namun, aksinya tak berlangsung lama. Sejumlah kader dan simpatisan usai Cak Imin melakukan hal itu, satu persatu mulai membubarkan diri.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berharap partainya bisa berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk Pilpres 2024. Bahkan Cak Imin membuat pantun menggambarkan kemesraan kedua parpol tersebut.
Hal itu disampaikan Cak Imin dalam konferensi pers usai melakukan pendaftaran sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Senin (8/8/2022).
"Ya sama kita akan menjalani proses politik dan kita berharap kebersamaan ini wujud menuju koalisi," kata Cak Imin.
Baca Juga: Pengawal Bapak Bikin Rusuh KPU RI. Terjadi Saat Prabowo-Cak Imin Daftar Partai.
Ibarat orang pendekatan dalam lamaran menikah, menurutnya semua butuh proses. PKB dan Gerindra sedang proses ke arah sana.
"Tentu kalau pacaran itu ada jadian, lamaran, tukar cincin, ada pesta perkawinan, nah kita tunggu tahapan-tahapan itu. Insya Allah dalam waktu dekat saling menembak dulu," tuturnya.
Berita Terkait
-
Pengawal Bapak Bikin Rusuh KPU RI. Terjadi Saat Prabowo-Cak Imin Daftar Partai.
-
PKB-Gerindra Kian Mesra, Cak Imin Sampaikan Pantun: Gulo Jowo Dipasang di Papan, Prabowo Bawa Harapan
-
Pimpin Hanura Daftar ke KPU, OSO: Semoga Pemilu 2024 Ajang Adu Gagasan, Bukan Saling Menjatuhkan
-
Partai Gerindra Daftar Pemilu 2024 ke KPU
-
Daftarkan PKB Ikut Pemilu, Cak Imin di Hadapan Ketua KPU: Fraksi Kami Siap Berjuang agar Anggaran Pemilu Diperlancar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat