Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendatangi kantor KPU bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Senin (8/8/2022). Ia mendaftarkan PKB sebagai peserta Pemilu 2024.
Cak Imin sendiri merupakan politikus asal Jombang. Tidak hanya warga PKB dan NU saja yang mengakui ketokohannya, tetapi pihak luar pun mengenali sosok Cak Imin.
Cak Imin merupakan sosok politikus yang dikenal bisa berkoalisi dengan siapa saja asal sesuai dengan garis partai PKB dan kemaslahatan umat. Kariernya di dunia politik sudah tidak asing lagi didengar oleh publik.
Sejak duduk dibangku kuliah, diketahui Cak Imin aktif turut serta dalam diskusi-diskusi dan juga aktif di pergerakan mahasiswa.
Sosoknya juga bergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan terpilih menjadi ketua cabang PMII Yogyakarta pada tahun 1994-1997. Tidak hanya itu, ia juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Karier politik Cak Imin bersamaan dengan lahirnya era reformasi. Pada tahun 1998, Cak Imin bersama tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) termasuk Abdurrahman Wahid mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kala itu, ia ditunjuk sebagai sekretaris Jenderal (Sekjen).
Di tahun 1999, Cak Imin terpilih sebagai anggota DPR RI dari partai PKB. Dalam lembaga legislatif tersebut, di usianya yang menginjak 33 tahun, Cak Imin menjadi Wakil Ketua DPR RI 1999-2004. Momen itu menjadikan Cak Imin sebagai pimpinan termuda di DPR di masa tersebut.
Kariernya di dunia politik terus membentang seiring menjadi ketua umum PKB. Pada waktu yang bersamaan, tepatnya pada pemilu 2004, Cak Imin kembali terpilih sebagai anggota DPR dan kembali menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 2004-2009.
Kemudian, pada pemilu berikutnya, Cak Imin sukses untuk ketiga kalinya menjadi anggota DPR. Pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia diminta untuk menjadi menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada periode 2009-2014.
Selanjutnya tahun 2014 di penghujung jabatan sebagai menterinya berakhir, Cak Imin secara aklamasi terpilih kembali sebagai ketua umum PKB. Cak Imin dianggap berhasil menaikkan suara pemilu PKB di tahun 2014.
Keberhasilannya tersebut berlanjut ketika Cak Imin mengantarkan kader-kader PKB menjadi menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo 2014-2019.
Berikut daftar panjang karier politik Cak Imin:
- Ketua Korps Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial, Yogyakarta
- Ketua PMII Cabang Yogyakarta (1994-1997)
- Wakil Ketua KNPI Yogyakarta
- Kepala Divisi Penelitian Lembaga Pendapat Umum, Jakarta (1992-1994)
- Kepala Divisi Penelitian Lembaga Pendapat Umum, Jakarta (1992-1994)
- Kepala Litbang Tabloid Detik (1993)
- Sekretaris Lembaga Kajian Islam dan Sosial Yogyakarta (1989)
- Staf Pengajar Pondok Pesantren Denanyar Jombang (1980-1983)
- Sekretaris Jenderal DPP PKB (2000-2005)
- Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (1999-2004)
- Wakil Ketua DPR RI (1999-2004)
- Wakil Ketua DPR RI (2004-2009)
- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (2009-2014)
- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (2014-2019).
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Siap Jadi Capres 2024, Prabowo Subianto Tunggu Hasil Rapimnas Gerindra: Tugas Suci Mengabdi kepada Rakyat!
-
KPU Nyatakan Dokumen Pendaftaran Hanura, Gerindra dan PKB Lengkap, Kecuali Partai Republiku
-
Update Pendaftaran Pemilu 2024: KPU Nyatakan Dokumen 13 Parpol Lengkap, Ini Daftarnya
-
5 Fakta Prabowo dan Cak Imin Kompak Datang Bareng ke KPU Daftar Pemilu 2024
-
Mesra, Prabowo dan Cak Imin Datangi KPU Bersama
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun