Suara.com - Harga bahan pokok yang naik di berbagai lini memang sering kali membuat para ibu rumah tangga harus putar otak membeli belanja untuk kebutuhan rumah.
Namun para suami yang kadang menjadi satu-satunya sumber pendapatan keluarga tak mau tahu soal kenaikan harga bahan pokok dengan memberikan uang belanja yang kecil.
Seperti seorang pria yang secara blak-blakan menyebut bahwa istri seharusnya bisa berbelanja dan memberikan uang saku anak dengan Rp 20.000 per hari saja.
Unggahan seorang suami tersebut viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Insatgram @instanyinyir.
Pada unggahan tersebut terlihat seorang pria berinisial AS yang menampakkan selembar uang Rp 20.000.
"Cukup Rp 20 ribu, bisa buat belanja asal istri bisa ngatur dan teliti," tulisan dalam unggahan tersebut.
Menurutnya, uang Rp 20 ribu bisa untuk membeli beras setengah kilogram, tempe tahu, sayuran dan bumbu, hingga jajan anak.
"Beras setengah kilo Rp 5 ribu, tempe tahu Rp 5 ribu, sayuran bumbu Rp 5 ribu, jajanan anak sehari cukupkan Rp 5 ribu," tulis AS.
"Jadilah istri yang pintar mengatur segalanya," tambahnya.
Baca Juga: Dengar Nagita Slavina Sudah Siapkan Kostum Thor, Reaksi Cipung Panik Bikin Ngakak Warganet
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Itu mah menu makan buat dia doang, itu pun cuma sekali makan, besok-besok suruh aja dia sendiri yang belanja," komentar warganet.
"Sayuran bumbu 5000, emak-emak nangis lihat ini," imbuh warganet lain.
"Kalau enggak punya duit enggak usah punya istri lah, nyusahin anak orang aja," tambah lainnya.
"Inget pak, ketika kau menghambat rejeki istri dan anakmu maka rejekimu juga ndak akan lancar," tulis warganet di kolom komentar.
"Tempe tahunya dimasak pakai tenaga matahari apa kalau enggak dikukus bareng nasi," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai ribuan kali dengan ratusan komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?