Suara.com - Parlemen Latvia pada Kamis (11/8/2022) secara resmi menetapkan Rusia sebagai “negara sponsor terorisme”.
Parlemen Latvia, Saeima, meminta negara-negara Uni Eropa untuk membatasi penerbitan visa turis dan masuk bagi warga Rusia dan Belarusia, lapor lembaga penyiaran negara itu LSM.
“Saeima menekankan bahwa Rusia menggunakan penderitaan dan intimidasi sebagai instrumen dalam upayanya menurunkan moral rakyat Ukraina dan angkatan bersenjata.
"Saeima mengakui kekerasan Rusia terhadap warga sipil, yang dilakukan untuk tujuan politik, sebagai terorisme, dan Rusia sebagai negara pendukung terorisme. Kami menyerukan negara-negara lain yang berpikiran sama untuk mengungkapkan pendapat seperti kami," kata pernyataan itu, dikutip LSM .
“Para anggota parlemen dengan tegas mengutuk agresi militer dan invasi skala besar ke Ukraina dengan dukungan dan keterlibatan rezim Belarusia,” terang parlemen Latvia.
Parlemen juga meminta "Komunitas Euro-Atlantik dan mitranya untuk segera meningkatkan dan memberlakukan sanksi komprehensif terhadap Rusia, termasuk Negara-negara Anggota Uni Eropa untuk segera menangguhkan pariwisata dan membatasi penerbitan visa masuk bagi warga Federasi Rusia dan Belarusia.”
Setidaknya 5.401 warga sipil telah tewas dan 7.466 terluka sejak perang Rusia-Ukraina dimulai pada 24 Februari, menurut data PBB.
Jumlah korban sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi. (Sumber: Anadolu)
Baca Juga: Resesi Eropa di Depan Mata Jika Konflik Rusia dan Ukraina Tak Segera Berakhir
Berita Terkait
-
Kenangan Megawati Saat Telepon Putin, Mau Diundang Asal Pulang Bawa Alutsista
-
Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Ini Tanggapan Pedagang dan Anak Kost di Medan
-
China Sebut Amerika Sebagai Penghasut Utama, Kompori Perang Ukraina Lalu Taktik Sama Dipakai 'Kompori' Taiwan
-
Ekonomi Dunia Diprediksi Melemah, OPEC: Permintaan Minyak Akan Menurun
-
Jokowi Ingatkan Sudah 300 Juta Lebih Penduduk Dunia Kelaparan, Lahan tak Produktif Harus Ditanami!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut