4. Membawa nama sang anak
Melihat istrinya dilecehkan, sang suami pun mengaku marah besar dan sangat emosi dengan kalimat pelecehan yang diterima sang istri. Terlebih lagi, ada sebuah chat dari pelaku DC yang menyeret nama anak mereka.
"Yang saya sensor di belakang kalimat 'lihat mama mu' adalah nama anak saya. Entah di mana nurani mereka menyematkan nama anak saya di tengah percakapan bodoh macam ini" tambahnya dengan emosi.
5. Respons petinggi Kawan Lama Group
Kasus pelecehan seksual ini pun membuat korban melaporkannya ke petinggi Kawan Lama Group. Selain itu, korban akhirnya memilih untuk resign dengan berbagai syarat, di mana salah satunya adalah agar perusahaan memecat pelaku.
Namun, respons petinggi Kawan Lama Group ternyata sebatas memberi surat teguran ke pegawainya. Ini membuat suami korban tidak puas dan menuntut agar pelaku dipecat demi lingkungan perusahaan yang lebih sehat.
"Kenapa harus dipecat? Karena banyak karyawan lain berhak mendapatkan lingkungan kerja yang sehat. Bukan diganggu oleh ekosistem toxic macam ini. Bibit predator seks berawal dari sini, dari pembiaran pembiaran lingkungan sekitar," imbuhnya.
6. Akan membawa kasus ke jalur hukum
Thread yang dibuat suami korban ini pun mendapat banyak respons dari warganet. Banyak warganet yang menyarankan untuk membawa kasus pelecehan seksual itu ke jalur hukum agar ditindak tegas setiap pelaku pelecehan.
Baca Juga: Ini Pasal UU ITE yang Ancam Karyawan Alfamart
"Setelah saya mendapat banyak masukan dari kalian, ada benarnya untuk saya juga menempuh jalur hukum untuk memberi pelajaran kepada pelaku," tandasnya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Ini Pasal UU ITE yang Ancam Karyawan Alfamart
-
Hotman Paris Ngaku Ditunjuk Jadi Pengacara Karyawan Alfamart yang Diancam UU ITE, Publik: Gus Hotman The Real Hero
-
Viral Video Anak Sekolah Dikeroyok di Halaman Kampus, Penyebabnya Gara-gara Saling Senggol Saat Main Bola
-
Viral! Wanita Bermobil Mewah Curi Coklat di Minimarket, Tagar Coklat Sontak Menggema di Twitter
-
Hotman Paris Turun Gunung Siap Bela Karyawan Alfamart, Warganet: Raja Terakhir Datang
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara