Suara.com - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai persoalan rumah dinas lurah yang tidak ditempati itu merupakan lagu lama. Lagipula menurutnya, tidak sedikit rumah dinas lurah yang sudah tidak ditempati lagi.
Ia menuturkan ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai menjabat pada 2017 lalu, pihaknya telah melaporkan banyaknya rumah dinas yang tak terpakai.
Bahkan rumah dinas lurah, kata Trubus, banyak yang sudah direnovasi, namun ujung-ujungnya juga tidak ditempati oleh lurah.
"Ini sudah lama, nggak pernah (rumdin lurah dipakai) baru sekarang dipersoalkan, baru ramai. Sejak pak Anies naik itu, kita sudah disampaikan, banyak rumah dinas yang tidak dipakai, ada sebagian yang sudah direhab (renovasi), rehab juga tapi juga tetap nggak dipakai lagi," ujar Trubus kepada Suara.com, Senin (15/8/2022).
Pernyataan Trubus menyusul adanya sejumlah rumah dinas lurah yang beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan barang bekas. Rumah tersebut diduga sudah lama tidak ditempati.
Trubus menuturkan sedianya rumah dinas lurah digunakan untuk percepatan layanan kepada masyarakat. Namun yang terjadi banyak lurah yang tak menempati rumah dinas.
"Saya sih melihatnya itu ada salah, miss manajemen. Karena kan rumah dinas itu kan diadakan untuk percepatan layanan. Nah, berarti ini kalau dia nggak ditempati, berarti percepatan layanan selama ini dilakukan dong, kecepatannya," kata dia.
"Artinya keberadaan lurah disitu, diberikan rumah dinas, dalam rangka layanan yang cepat kan dekat dengan masyarakat, tapi kan yang terjadi tidak ada," sambungnya.
Tak hanya itu, Trubus juga menilai tak ada akuntabilitas publik dan transparansi dalam penempatan rumah dinas lurah. Masyarakat, kata dia, juga tak pro aktif melaporkan kepada Pemprov DKI terkait adanya rumah dinas lurah yang tak digunakan.
Baca Juga: 3 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihilangkan, Jadilah Versi Terbaik dari Dirimu
"Jadi ini kan persoalannya tidak ada akuntabilitas publiknya nggak ada, transparansi dalam soal penempatannya juga nggak jelas, sampai berapa lama di situ dan publik juga masyarakat kurang masyarakat sendiri di sekitarnya juga enggak proaktif, harusnya kan melaporkan," katanya.
Rumah Dinas Lurah Dialifungsikan
Sebelumnya, sejumlah rumah dinas (rumdin) lurah di Jakarta Pusat beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan barang bekas. Rumah tersebut diduga sudah lama tidak ditempati.
Dilansir dari Antara, salah satu penghuni di rumah dinas Kelurahan Kramat, Johar Baru, Jakarta Pusat, Roisah (45) mengaku sudah menempati rumah dinas tersebut selama lima tahun.
Ia tinggal bersama suami yang bekerja sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk menjaga barang-barang yang ada di dalam rumah dinas.
"Di dalam banyak barang bekas, seperti AC, lemari besi. Saya dan suami disuruh menjaga rumah ini," kata Roisah yang dikutip dari Antara, Senin (15/8/2022).
Berita Terkait
-
Soal Rumah Dinas Lurah Jadi Gudang Penyimpanan Barang Bekas, Wagub DKI Bicara Dimanfaatkan higga Bakal Evaluasi
-
Curhat Kunker ke Tokyo, Anies Klaim Warga Jepang Kagum dengan Angkot Jakarta
-
Prabowo Resmi Mau Maju Jadi Capres 2024, Pengamat: Peluang Anies Sirna Sudah, Dia Pernah Berjanji..
-
Lewat Medsos, Anies Pamer Foto Bertemu Menlu Jepang: Mampir ke Kantor Teman Lama
-
Citayam Fashion Week Ditutup, Bima Arya Ajak Bonge dkk ke Bogor
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Usai Lahan Disegel, Satgas PKH Mulai Hitung Denda Pelanggaran PT Mineral Trobos!
-
Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS
-
Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi
-
Tok! DPR Sahkan RUU PPRT, Hak Cipta, dan Pengelolaan Keuangan Haji Jadi Usul Inisiatif
-
Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Pertanyakan Surat Pemanggilan Gus Yaqut ke KPK Hari Ini
-
DPR Sahkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031, Friderica Widyasari Jadi Ketua
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
FBI Ungkap Dugaan Rencana Serangan Drone Iran ke Jantung Amerika Serikat