Suara.com - Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke - 77 kembali digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat. Tahun ini, perayaan kemerdekaan Indonesia mengusung tema "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat".
Berbagai persiapan pun telah rampung, termasuk penentuan siapa yang akan bertugas menjadi pemimpin pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun 2022. Komandan upacara utama terpilih adalah Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia.
Profil Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia
Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos lahir di Bukittinggi, 12 September 1971. Kolonel Andike, begitu ia akrab disapa merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1993. Ia menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut Kodikopsla Kodikla TNI Angkatan Laut.
Sebelum menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut, Kolonel Andike juga pernah menjabat sebagai Komandan Lanal Kendari di bawah Lantamal IV Makasar. Ia menggantikan posisi Komandan Pusat Pendidikan Pelaut sebelumnya, yaitu Kolonel Laut (P) Teguh Wibowo, M.Tr Hanla pada tahun 2021.
Kolonel Andike juga pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Markas Komando Armada II Surabaya pada tahun 2020 lalu.
Kolonel Andike juga pernah menjalankan beberapa kegiatan sosial selama masa jabatannya di TNI AL, antara lain kegiatan pembagian WiFi gratis yang dilaksanakan bersama Komando Armada II kepada para anak anak yang bersekolah di Komplek Rumah Dinas TNI AL Kendari Caddi.
Tak hanya itu, Kolonel Andike juga pernah terlibat dalam kegiatan rapid test masal yang dilakukan oleh Lanal Kendari guna tracing penyebaran virus Covid-19 dan mencegah penyebaran virus lebih luas yang dilaksanakan pada 4 Juni 2020 lalu di Pelabuhan Wawonii, Kendari.
Ia pun pernah ditunjuk sebagai tim seleksi calon bintara dan tamtama TNI AL Panda Lanal Kendari pada seleksi TNI AL tahun 2020 lalu.
Baca Juga: 5 Tradisi Unik Merayakan HUT Kemerdekaan RI, Ada Sepak Bola Durian yang Ekstrem
Prestasi Kolonel Laut Andike Sry Mutia
Performa dan dedikasi Kolonel Andike juga bukan isapan jempol belaka. Dirinya bersama tim unit intel Mako Lanal Kendari pernah mengungkap adanya ancaman dari kelompok separatis di Kendari yang mengancam adanya pengeboman Lanal Kendari pada Jumat, (21/08/2022) lalu.
Kolonel Andike yang memimpin operasi tersebut menyusuri berbagai daerah di Kendari bekerja sama dengan Gegana Brimob Polda Sultra dan menemukan beberapa benda mencurigakan. Setelah melalui koordinasi, mediasi, bahkan baku tembak, Kolonel Andike beserta tim berhasil melumpuhkan kelompok separatisme di Kendari tersebut.
Kolonel Andike juga pernah memenangkan lomba menembak eksekutif yang diselenggarakan oleh Kodiklatal TNI AL dalam memperingati Hari Pendidikan AL ke 76 pada 17 Mei 2022 lalu.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
6 Fakta di Balik Sejarah Bendera Merah Putih, Sempat Dipisah Jadi Dua Bagian
-
Jadi Inspektur Upacara HUT RI Di Monas, Anies: Kemerdekaan Bukan Hadiah, Tapi Perjuangan
-
Kenakan Baju Adat, Prabowo Duduk Bareng Ketum Perindo Hary Tanoe Di Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-77
-
HUT Kemerdekaan RI, Bendera Merah Putih Sepanjang 77 Meter Berkibar Di Dasar Laut Manokwari
-
Akhirnya Terpilih, Tim Pancasila Tangguh Akan Kibarkan Sang Merah Putih Di Istana Merdeka
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara