Suara.com - Baru-baru ini, ramai tersebar di media sosial Twitter sebuah video yang memperlihatkan aksi balap liar di simpang Purwosari. Video tersebut diunggah oleh sebuah akun @myname_ap, akun tersebut juga menandai akun Twitter Gibran Rakabuming, dan Pemkot Solo.
Video tersebut diunggah pada 15 Agustus 2022 dan sudah mendapatkan 91,9 ribu tayangan.
“Nuwun sewu @PEMKOT_SOLO & pak wali @gibran_tweet. Apakah simpang Purwosari memang dibolehkan untuk ajang balap drag?”.
Dalam video tersebut terlihat dua mobil hitam yang tengah melakukan ajang balap liar di sebuah jalan yang diketahui adalah Simpang Purwosari. Balap tersebut dilakukan di malam hari.
Nampak dalam video tersebut, kondisi jalan pada malam itu cukup lengang, hanya terdapat beberapa saja kendaraan yang melintas di jalanan.
Dua mobil hitam tersebut melaju dengan kencang dan berjalan menuju arah Fly Over Purwosari.
Unggahan akun Twitter tersebut mendapatkan respon dari Wali Kota Solo. Gibran Rakabuming meretweet unggahannya dan menyatakan bahwa ia akan mencari oknum balap liar di Purwosari tersebut.
Gibran dalam tweetnya memberikan reaksi yang tegas.
“Akan saya cari pelakunya,” tulis putra sulung Presiden Joko Widodo menanggapi video tersebut.
Baca Juga: Wakil Ketua KPK Sebut Kasus Dugaan Korupsi Gibran dan Kaesang Masih Sumir
Tidak hanya Wali Kota Solo saja yang menanggapi video viral tersebut, Pemerintah Kota Solo melalui akun Twitter resminya turut memberikan komentar.
“Pertanyaan saudara telah diteruskan melalui website ULAS dengan Nomor Lacak Aduan 2022006222 dan akan dikoordinasikan lebih lanjut. Terimakasih,” tulis Pemkot Solo tersebut dalam sebuah komentar.
Lebih lanjut, Pemkot Solo juga memberikan informasi bahwa laporan tersebut sudah mendapatkan respon dari Dinas Perhubungan Kota Surakarta.
“Selamat sore, berikut respon Dinas Perhubungan Kota Surakarta,” tulis Pemkot Solo dengan mengunggah sebuah tangkapan layar berisikan pesan dari Dinas Perhubungan.
Isi laporan tersebut adalah sebagai berikut:
"Dinas (Dinas Perhubungan)
Berita Terkait
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Momen Gibran Kasih Perintah Gubernur Kalsel di Depan Warga: Tolong Aspirasi Mahasiswa Diselesaikan
-
Dianggap Hina Wapres Gibran, Pandji Pragiwaksono Aman dari Jerat Hukum? Ini Kata Mahfud MD
-
Tompi, Iko Uwais hingga Melaney Ricardo Kumpul di Istana Gibran, Cuma Bahas Bencana Sumatra?
-
Roy Suryo Siapkan Gibran Black Paper, Soroti Riwayat Pendidikan hingga Legalitas Ijazah Wapres
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji