Suara.com - Beredar di media sosial video yang mempertontonkan seorang biduan dangdut sedang bernyanyi dan bergoyang erotis di atas meja dalam acara turnamen golf yang disebut-sebut diselenggarakan Gubernur Riau, Syamsuar.
Biduan tersebut diduga diundang untuk mengisi acara hiburan di sela-sela turnamen golf.
Momen tersebut terekam kamera amatir diduga milik tamu undangan.
Videonya kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @matarakyat_sumbar pada Minggu (21/08/22).
"Tolong ini maksudnya apa Pak Gubernur Riau @syamsuar.official?" tulis akun Instagram pengunggah video.
Dalam video yang diunggah, tampak seorang biduan dangdut sedang bernyanyi sambil bergoyang di atas meja.
Wanita yang mengenakan pakaian mini tersebut terlihat dikelilingi oleh beberapa tamu undangan dalam acara.
Para tamu undangan yang mengelilingi biduan tersebut tampak ada yang duduk di bangku yang mejanya digunakan untuk bergoyang. Namun ada pula yang berdiri.
Dengan percaya diri, biduan tersebut menggoyang-goyangkan pinggulnya saat berdiri di atas meja.
Baca Juga: Viral Video Solidaritas Ratusan Wanita Menari untuk Dukung PM Finlandia
Ia bahkan sempat duduk jongkok saat berada di atas meja.
Pada momen tersebut, beberapa pria paruh baya terlihat memberikan saweran kepada biduan tersebut.
Video ini pun sontak saja menjadi sorotan dari netizen. Banyak netizen yang mengecam aksi tersebut. Aksi biduan dan para tamu undangan dirasa tidak pantas.
"Luar biasa, otaknya kebalik," terang netizen.
"Rusak martabat gubernur Riau jadinya. Tolong diusut tuntas Pak," ujar netizen.
"Di acara gubernur dan ada baliho gubernurnya. Berani ya," ungkap netizen.
"Astagfirullah. Nggak pantas acara begituan. Apa itu acara gubernur? Kalau betul udah menyesal masyarakat milih gubernur. Nggak bermanfaat untuk masyarakat," kata netizen.
"Viralkan ini. Biar kena copot pejabat yang nakalnya sekalian," tambah netizen.
"Di acara gubernur dan ada baliho gubernurnya, berani ya," imbuh netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Solidaritas Ratusan Wanita Menari untuk Dukung PM Finlandia
-
Viral Bapak-bapak Nyanyikan Lagu Diduga Sindir Kasus Ferdy Sambo, Netizen: Lagunya Pinggir Jurang Banget
-
Pedagang Kaki Lima Jualan Gunakan Mobil, Warganet: Minder Duluan Lihatnya
-
Beredar Video Bule Cantik Cicipi Rambutan dan Kelengkeng, Publik Heran Lihat Cara Makannya
-
Idaman! Pria Ini Rela Bangun Subuh untuk Siapkan Bekal Istri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer