Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) memasuki usia 276 tahun. Menyambut tahun-tahun berikutnya, Pos Indonesia siap mengembangkan sejumlah program strategis transformasi dan inovasi.
Program transformasi adalah program yang membuat Pos Indonesia relevan hari ini dengan berbekal pengalaman 276 tahun.
Direktur SDM dan Umum merangkap Plt Direktur Bisnis, Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Tonggo Marbun menjelaskan Pos Indonesia harus selalu berinovasi agar tetap mampu beradaptasi dengan teknologi.
“Pos Indonesia sempat terdisrupsi perkembangan teknologi. Layanan jasa pengiriman surat dan kartu pos sudah tidak ada. Konteksnya di jasa keuangan tidak cukup hanya mendigitalkan layanan keuangan di loket, tapi kita harus punya nilai tambah dengan premis dan kekuatan yang kita punya, dan membangun inovasi,” kata Tonggo.
Saat ini, Pos Indonesia tengah menggencarkan layanan jasa keuangan, salah satunya ialah Pospay. Pengembangan Pospay ke depan, akan dilakukan penambahan fitur, penambahan mitra, dan memperkuat infrastruktur.
“Kita akan menempatkan layanan jasa keuangan Pos Indonesia menjadi layanan yang utama bagi pemerintah dan masyarakat. Kita berinovasi, meningkatkan layanan produk, dan kapabilitas SDM sebagai pemberi layanan jasa keuangan terbaik,” ujarnya.
Faktor sumber daya manusia (SDM) tak kalah penting dalam mendukung kelancaran transformasi dan inovasi digital. Hal ini disadari oleh Pos Indonesia dengan memperkuat SDM mereka.
“Ketertinggalan Pos yang kemarin itu karena kurangnya kemampuan belajar. Dua tahun lalu, teknologi kami jauh di bawah perusahaan lainnya. Kami mulai membangun digital mindset kepada karyawan secara masif sejak 2021. Juga mendorong karyawan melakukan inovasi, menyelenggarakan Postal Innovation Award, yaitu inovasi berbasis digital,” kata Tonggo.
Mengenai tranformasi digital di layanan keuangan, Pos Indonesia saat ini memiliki segmen payment berupa Pospay, lending, saving. Inovasi digital akan dilakukan pada semua segmen tersebut.
Baca Juga: Transformasi Nam Ji Hyun di Little Women, Si Anak Tengah yang Tangguh
Terlebih, sekarang ini literasi keuangan Indonesia masih kurang. Dijelaskan Tonggo, literasi keuangan Indonesia sebesar 38,1 persen Llterasi syariah 20 persen.
“Masyarakat Indonesia yang bankable 80 juta. Artinya, masih banyak sekali peluang masyarakat Indonesia yang belum bankable. Di situ kehadiran Pospay untuk melayani ceruk ini,” kata Tonggo.
Berdasarkan survei, Pospay dan layanan kurir Pos Indonesia kuat sekali di kota kedua dan ketiga karena di sana masih minim layanan perbankan, sehingga Pos Indonesia menjadi layanan utama di sana.
Pos Indonesia juga telah bermitra dengan Kementerian Sosial dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam hal penyaluran bantuan sosial (bansos).
Pos Indonesia memiliki lebih dari 4.800 kantor di seluruh kecamatan/kota di Indonesia. Keunggulan tersebut menjadikan Pos Indonesia mampu menjangkau hingga pelosok daerah.
Selain kekuatan jaringan, Pos Indonesia juga melengkapi penyaluran bansos dengan fitur geotagging dan face recognition untuk memastikan penerima bansos tepat sasaran.
Berita Terkait
-
Berwisata ke Museum Pos Indonesia Bandung, Mengenal Bendera Pusaka
-
Dorong Transformasi Digital, Kemenag Sinergi dengan ANRI Sosialisasikan Penerapan SRIKANDI
-
Pos Indonesia dan MNC Finance Jalin Kemitraan di Aplikasi Pembiayaan MotionCredit
-
AJK 2022 Usung Tema Transformasi Digital dalam G20 Indonesia
-
Pos Indonesia: Dirgahayu Indonesia ke 77 Tahun
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Di Mana Nicolas Maduro? Jaksa Agung Venezuela Desak AS Beri Bukti Presiden Masih Bernyawa
-
Venezuela Menolak Takluk, Sebut Serangan AS Sebagai Perang Kolonial
-
Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses
-
Kemendagri Gandeng Lion Group Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh Tamiang
-
Dinas SDA Jakarta Bangun Tanggul Darurat di Lima Kawasan Rawan Tergenang Rob
-
Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana
-
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
-
Hina Penumpang dengan Kata Kasar, Sopir Jaklingko di Jaktim Dipecat
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik
-
KUHP Baru Resmi Berlaku, Ini 5 Fakta Penting Pasal Kumpul Kebo yang Wajib Diketahui