Keandalan Pos Indonesia tersebut bahkan menuai apresiasi dari Presiden Joko Widodo karena dinilai mampu menyalurkan bansos tepat sasaran dan tepat waktu.
"Walau demikian, kesuksesan tak membuat Pos Indonesia jemawa. Justru Pos Indonesia terus berbenah dan berinovasi. Untuk memastikan penerima bansos tepat sasaran, kami harus terhubung dengan data dukcapil. Ke depan, kami harus melakukan perbaikan lagi dari sisi kecepatan dan aksesibilitas,” pungkas Tonggo.
Strategi Pos Indonesia berikutnya yaitu melengkapi layanan jasa keuangan dengan membuka network baru, memperbanyak kerja sama dengan biller, dan melengkapi produk remitent di sejumlah negara.
“Layanan jasa keuangan Pos Indonesia harus bisa menjadi pilihan utama yang terdepan, dapat dijangkau di mana-mana cepat, mudah, murah,” ujar Tonggo.
Berita Terkait
-
Berwisata ke Museum Pos Indonesia Bandung, Mengenal Bendera Pusaka
-
Dorong Transformasi Digital, Kemenag Sinergi dengan ANRI Sosialisasikan Penerapan SRIKANDI
-
Pos Indonesia dan MNC Finance Jalin Kemitraan di Aplikasi Pembiayaan MotionCredit
-
AJK 2022 Usung Tema Transformasi Digital dalam G20 Indonesia
-
Pos Indonesia: Dirgahayu Indonesia ke 77 Tahun
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta