Suara.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusi (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik memberikan sinyal tak akan mengikuti proses seleksi calon komisioner Komnas HAM pada periode 2022-2027.
Hal itu ditandai dengan sikap Taufan yang menyatakan pamit kepada Komisi III DPR RI saat rapat bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8/2022).
Mulanya dalam rapat, Taufan diminta memaparkan soal anggaran lembaga yang dipimpinannya tersebut dihadapan Komisi III. Ia kemudian menyerahkan dua laporan kepada pimpinan Rapat Komisi III.
"Saya kira sebelum saya mengakhiri pak, saya mohon izin untuk menghadap pak ketua, ada dua laporan yang ingin saya sampaikan, pertama laporan tahunan kami. Secara simbolik akan saya sampaikan," kata Taufan dalam rapat.
"Yang kedua, ini sangat penting pak, adalah laporan panitia seleksi calon komisioner Komnas ham 2022-2027, sudah disampaikan kemarin secara resmi melalui surat dan sekarang ingin saya sampaikan secara langsung kepada pimpinan secara simbolik," sambungnya.
Sampai di penghujung pemaparannya, Taufan menyampaikan pamit ke Komisi III lantaran periode selanjutnya, ia memilih tidak ikut lagi dalam seleksi komisioner Komnas HAM.
"Terima kasih pak, sekaligus saya kira sebagai saya pribadi juga saya ingin menyampaikan terima kasih pada seluruh pimpinan dan anggota komisi 3, karena saya termasuk yang tidak mencalonkan diri pak," tuturnya.
Taufan menyampaikan ucapan terima kasih, karena selama lima tahun menjadi Ketua Komnas HAM, mendapat dukungan dari Komisi III DPR RI.
"Jadi mungkin ini sekaligus pamitan saya kepada bapak ibu semua. Terima kasih atas dukungannya selama ini, lima tahun saya menjadi ketua Komnas HAM," pungkasnya
Baca Juga: Ketua Komnas HAM Marahi Ferdy Sambo Karena Bahayakan Integritas Choirul Anam dan Lembaganya
Berita Terkait
-
Komnas HAM Akui Nakal ke Polri Kasus Kematian Brigadir J: Agar Mereka On The Track
-
Ketua Komnas HAM Marahi Ferdy Sambo Karena Bahayakan Integritas Choirul Anam dan Lembaganya
-
Nama Calon Komisioner Komnas HAM Diumumkan, Selanjutnya 14 Calon Jalani Uji Kelayakan di DPR
-
Komisioner Komnas HAM Beberkan Upaya Hilangkan Jejak Digital: 3 Grup WhatsApp Brigadir J Dihapus
-
Ketua Komnas HAM Ungkap Detik-Detik Ferdy Sambo Menangis karena Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?