Suara.com - Bukan menjadi hal baru lagi jika ada warga yang memakai jalan umum sebagai lokasi menggelar hajatan.
Biasanya warga yang melakukan hal tersebut adalah seseorang yang tidak memiliki halaman rumah yang luas, sehingga terpaksa mendirikan tenda di tengah jalan.
Kali ini beredar di media sosial video yang memperlihatkan penampakkan jalan di sebuah desa yang dipasangi tenda yang diduga akan digunakan untuk menggelar pesta pernikahan.
Tak terhitung seberapa panjang jalanan yang dipasangi dengan tenda tersebut.
Penampakkan tenda yang didirikan di sepanjang jalan tersebut direkam oleh seorang pengendara sepeda motor yang diduga merupakan warga setempat.
Video rekamannya kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @igtainmenttt pada Minggu (28/08/22).
"Menurut pemilik video sih ini untuk nikahan, tapi kayak tenda acara kayak 17 Agustusan ya. Kalau acara rakyat sih nggak papa, tapi kalau bener tenda nikahan?" tulis akun pengunggah video.
Dalam video yang beredar, tampak tenda yang terpasang di jalanan tersebut.
Menurut narasi dalam video, tenda-tenda tersebut dipasang untuk menggelar pesta pernikahan.
Baca Juga: Heboh Video Wanita Ngaku Putri PNS Diduga Hina Anak Petani: Gaji Bapakku Siap Membiayai Hidupmu
"Nikah sewa gedung (x). Ya nutup jalan lah (v)," narasi dalam video.
Video ini pun sontak menuai pro kontra dari netizen.
Beberapa netizen tidak mempercayai bahwa tenda tersebut digunakan untuk menggelar acara pernikahan.
Beberapa netizen lain yang mempercayai tenda tersebut digunakan untuk menggelar pesta pernikahan melontarkan komentar pedas.
"Gila nikah tenda sepanjang itu di jalan pula. Gawat nih temakan sumpah orang loh. Mending sewa gedung aja lah. Jangan mempersulit orang dong," ungkap netizen.
"Nyusahin orang lain. Mending sewa gedung," imbuh netizen lain.
Berita Terkait
-
Heboh Video Wanita Ngaku Putri PNS Diduga Hina Anak Petani: Gaji Bapakku Siap Membiayai Hidupmu
-
Viral, Seorang Wanita Ungkap Jadi Korban Kekerasan Satpol PP saat Abadikan Proses Penertiban Pedagang Kaki Lima
-
Presiden Jokowi Targetkan 38 Bendungan Dibangun Hingga Tahun Ini, Sembilan Bendungan Selesai di Akhir 2022
-
Emak-emak Kepergok Aniaya Anak Tetangga, Jewer Telinga Korban sampai Memar, Publik: Nggak Punya Nurani Seorang Ibu
-
Video Pengemudi Ojol Semangat Narik Meski Atribut yang Dipakai Pudar dan Penuh Jahitan, Publik: Tuh Jaket Bawa Hoki
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
-
Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP
-
Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi
-
Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?
-
Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!
-
Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
-
China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik