Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyampaikan, dirinya terpapar Covid-19 dan telah dinyatakan positif.
Informasi itu disampaikan Nadiem saat membuka paparan di rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual.
Mulanya, Nadiem mengucapkan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara fisik di ruang rapat. Sesaat kemudian ia menyampaikan alasannya.
"Karena walaupun sudah bertahun-tahun menghindari terpapar oleh Covid-19, akhirnya saya terkejar juga dan akhirnya saya positif Covid hari ini beserta keluarga saya," kata Nadiem, Selasa (30/8/2022).
Pantauan rapat secara virtual, Nadiem memang terlihat sudah mengenakan pakaian batik dan bersiap melakukan paparan rapat kendati sedang positif Covid-19.
Ia meminta izin untuk melanjutkan paparan rapat secara virtual.
"Jadi mohon maaf sebesar-besarnya tidak bisa hadir secara fisik tapi terima kasih masih bisa melanjutkan paparan hari ini dengan itu izinkan kami melakukan paparan," kata Nadiem.
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Ungkap Sekolah Dasar Memegang Peran Penting Untuk Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini
-
Nadiem Makarim Ultah ke-38 Trending Twitter, Ini Profil dan Prestasi Pendiri Gojek yang Jadi Menteri Termuda Indonesia
-
Kalah dari Malaysia, Mendikbudristek Nadiem Makarim Ungkap Dana Pendidikan Tinggi Indonesia Masih Rendah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi