Suara.com - Momen rekonstruksi peristiwa dibunuhnya Brigadir J, Selasa (30/8/2022) menuai sorotan. Bukan saja deretan adegan yang dijalani Ferdy Sambo bersama empat tersangka lainnya yang jadi perbincangan, tapi juga momen Putri Candrawathi yang masih bisa bersandar kepada suami tak luput jadi pergunjingan.
Meski melakukan reka adegan pembunuhan terhadap anak buah sendiri, tapi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terlihat masih bisa dekat. Bahkan beberapa kali tertangkap kamera melakukan kontak fisik seperti bersandar, memakaikan masker, hingga berpelukan.
Ferdy Sambo tampak mengenakan baju tahanan dengan tangan diikat. Sementara Putri mengenakan pakaian putih. Tak ada senyum dari wajah mereka berdua.
Ada beberapa momen romantis yang dilakukan Putri Candrawathi terhadap Ferdy Sambo saat rekonstruksi. Misalnya Putri bersandar di pundak sang suami. Tak lama, Ferdy Sambo lantas mengeluskan wajahnya ke kepala Putri.
Potongan video ini lantas diunggah kembali oleh akun TikTok @sikembaramberapis yang kemudian menjadi viral.
Pada potongan video tersebut, tampak pula Putri yang sengaja memasangkan masker berwarna biru ke wajah sang suami. Ada pula momen dimana, Ferdy Sambo memeluk Putri yang sedang menangis.
Video ini pun lantas dibanjiri oleh berbagai komentar. Banyak dari mereka yang merasa kasihan dengan pasangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Mereka pun menyayangkan tindakan yang dilakukan terhadap Brigadir J.
"Kalo begini kasihan juga lihatnya, tapi apalagi yang mau dikata, nasi udah terlanjur jadi bubur," tulis netizen.
"Aku kasian liatnya... tapi lebih kasian lagi melihat keluarga brigadir Joshua dan semua harus dipertanggung jawabkan," komentar lainnya.
Baca Juga: Sadisnya Ferdy Sambo Cs, Tetap Eksekusi Mati Brigadir Yosua Meski Sudah Mohon Belas Kasihan
"Baru kali ini ada tahanan dihormati dan dilayani," ujar akun @*****ut.
"Mau heran tapi Indonesia raya," tambah akun @****il.
Berita Terkait
-
Sadisnya Ferdy Sambo Cs, Tetap Eksekusi Mati Brigadir Yosua Meski Sudah Mohon Belas Kasihan
-
Menegangkan Detik-detik Bharada E Tembak Mati Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo, Tersungkur di Bawah Tangga
-
Siapa Brigadir Romer yang Sempat Menghampiri untuk Ambil Pistol Ferdy Sambo?
-
Heboh Penampakan Koleksi Tas Mewah Putri Candrawathi, Netizen Tak Tahan Kasih Komentar Pedas sampai Sebut Kutukan
-
Komisi III DPR Apresiasi Rekontruksi Pembunuhan Brigadir J yang Dinilai Transparan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya
-
KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?
-
Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan
-
Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan
-
Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz
-
Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo
-
Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer
-
Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur
-
Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!
-
Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump