Suara.com - Kecelakaan maut truk terjadi di Jalan Sultan Agung KM 28,5 Kelurahan Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (31/8/2022) siang. Truk yang menabrak tiang komunikasi di depan SDN Kota Baru 2 Bekasi dan SDN Kota Baru 3 Bekasi hingga roboh itu mengakibatkan 10 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.
Daerah yang menjadi lokasi kecelakaan maut itu diduga masuk menjadi salah satu daerah black spot menurut Jasa Marga. Lantas apa itu black spot area yang jadi penyebab kecelakaan truk di Bekasi? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Black Spot Area?
Dilansir dari website resmi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, black spot atau daerah rawan kecelakaan didefinisikan sebagai suatu segmen kira-kira sepanjang 500 meter yang sering terjadi kecelakaan. Area itu biasanya memiliki Angka Ekivalensi Kecelakaan (AEK) lebih dari 30 kejadian yang dihitung berdasarkan data kecelakaan selama 2 tahun.
Hal tersebut mengacu pada Keputusan Kakorlantas Polri Nomor 43Tahun 2016 tentang Pedoman Penentuan dan Pengkajian Blackspot. Angka Ekivalensi Kecelakaan dihitung berdasarkan data dari kepolisian. Data itu juga terhimpun dalam Indonesian Road Safety Management System (IRSMS). Untung mengukur AEK, bergantung pada keparahan korban hingga mendapatkan skor bobot yang berbeda pada setiap kecelakaan.
Korban Kecelakaan Truk di Bekasi
Ada 30 orang yang menjadi korban akibat kecelakaan truk di Bekasi. Selain 10 orang meninggal dunia, 20 lainnya masih dirawat karena mengalami luka-luka.
"Korban semuanya 30, meninggal 10," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman di lokasi kecelakaan, Rabu (31/8/2022).
Foto lokasi kecekekaan truk di Bekasi ini sempat diunggah di akun Twitter @TMCPoldaMetro pada Rabu (31/8/2022). TMC Polda Metro mengungkap bahwa tiang yang ditabrak truk itu merupakan tiang BTS (Base Transceiver Station).
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bekasi, Cak Imin Usul Truk Besar Beroperasi Malam Hari Saja
"Terjadi kecelakaan sebuah tiang BTS roboh dan menimpa kendaraan di Jl. Sultan Agung Kota Baru Bekasi Barat. Saat ini sedang dalam penanganan petugas laka lantas Kota Bekasi," bunyi cuitan akun Twitter @TMCPoldaMetro.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Keluarga Korban Tragedi Kecelakaan Maut Truk Trailer di Bekasi Lakukan Tabur Bunga
-
Kecelakaan Maut Bekasi, Cak Imin Usul Truk Besar Beroperasi Malam Hari Saja
-
Geger Kecelakaan di Depan SDN Kota Baru Bekasi, Ini Aturan Batas Kecepatan di Zona Sekolah
-
Penampakan Karangan Bunga Ucapan Duka di Lokasi Kecelakaan Maut Bekasi
-
Update Kecelakaan Truk di Bekasi Makan Korban 10 Orang Tewas, Sang Sopir Ditangkap Hingga Buntut Tragedi
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri