Pengemis diduga memberikan obat tidur supaya anaknya tetap tenang selama diajak meminta-minta di jalan yang panas, berdebu, dan berisik. (Instagram/@banjarnahor)
"Mau tag ke Kak Seto masih sibuk sama anak Pak Sambo, kek mana yaa," imbuh warganet lain dengan tidak kalah pedas.
"Jahat banget kalo emang bener dikasih obat tidur," kecam warganet.
"Mending kalo itu memang anaknya, tapi kalau bukan?" ujar warganet, mengingatkan akan potensi anak-anak yang bisa disewa untuk modus pengemis.
Bahaya Memberikan Obat Tidur untuk Jangka Panjang
Salah satu yang dikhawatirkan dari dugaan praktik pemberian obat tidur di atas adalah kondisi kesehatan anak tersebut ke depannya.
Pasalnya pemberian obat tidur memberikan efek jangka panjang bagi kesehatan, apalagi bila tak diberikan dengan dosis yang tepat.
Mengutip alodokter.com, ada beberapa bahaya jangka panjang yang harus diwaspadai, yakni:
- Parasomnia alias gangguan yang muncul saat seseorang tdiur.
- Reaksi alergi, antara lain gatal-gatal, mual, sakit perut, dan sesak napas.
- Efek adiksi atau ketergantungan yang bisa berefek buruk.
- Penurunan fokus dan daya ingat.
Komentar
Berita Terkait
-
Ibu Anak Dandan Jadi Pengemis Hitung Lembaran Uang, Bikin Geram Publik: Lebih dari UMR
-
Viral Karyawan Minimarket Usir Juru Parkir, Warganet Respek sama Keberaniannya
-
Kak Seto Disentil di Video Remaja Jual TV untuk Sekolah, Anak Penjual Lauk Pauk Lulusan Terbaik UNY
-
Tanggapan Polres Metro Jakbar Atas Video Viral Oknum Polisi Suruh Wartawan Bicara Dengan Pohon
-
Deddy Corbuzier Sindir Kak Seto yang Ngotot Lindungi Anak Ferdy Sambo
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025