Suara.com - Profil Nicke Widyawati pun terus disorot pasca kenaikan harga BBM subsidi sejak 3 September 2022 kemarin. Selain itu belum lama ini, nama Nicke Widyawati masuk ke dalam jajaran 100 Most Powerful Women versi majalah Forbes.
Tak heran, profil Nicke Widyawati semakin menjadi sorotan publik setelah namanya masuk dalam list wanita paling berpengaruh di dunia tersebut. Bahkan, Nicke Widyawati sampai di posisi ke-17 di dalam daftar tersebut.
Nicke Widyawati adalah perempuan kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 yang merupakan Direktur Utama Pertamina ke-15. Seperti apa latar belakang, hingga perjalanan karier dan gajinya sebagai Dirut Pertamina? Mari simak ulasan profil Nicke Widyawati yang telah berhasil dirangkum dari berbagai sumber di bawah ini.
Latar Belakang Nicke Widyawati
Nicke Widyawati adalah lulusan Hukum Bisnis di Universitas Padjadjaran (S2) tahun 2009 dan Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (S1) tahun 1991.
Dari laman resmi Pertamina menyatakan, bahwa Nicke Widyawati sudah menjadi eksekutif di berbagai tempat sejak tahun 2009 lalu. Kemudian, Fortune menambahkan nama Nicke Widyawati ke dalam daftar Most Powerful Women International 2021.
Penghargaan itu diberikan sebagai pengakuan atas kemampuan Nicke dalam melewati tantangan triple shock yaitu saat jatuhnya harga minyak, penurunan permintaan bahan bakar dan tekanan nilai tukar yang dialami Pertamina selama pandemi tahun 2020.
Perjalanan Karier Nicke Widyawati
Kini, Nicke Widyawati menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, sejak 30 Agustus 2018 lalu setelah sebelumnya menjadi pelaksana tugas Direktur Utama menggantikan Elia Massa Manik.
Baca Juga: Waduh! Dampak Kenaikan Harga BBM, IHSG Diproyeksikan Turun
Sebelum menjabat sebagai Dirut Pertamina, Nicke Widyawati juga sempat menjabat sebagai Direktur SDM Pertamina pada 2017. Satu tahun kemudian, perempuan ini memegang posisi Plt Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina pada 2018. Perjalanan Nicke Widyawati dalam perusahaan pelat merah sebetulnya bukan Pertamina saja.
Sebelumnya, Nicke Widyawati juga dipercaya menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero). Bahkan, perempuan yang punya pengalaman kerja di bidang perbankan ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Mega Eltra, yaitu sebuah perusahaan yang merupakan kontraktor listrik di lingkungan holding PT Pupuk Sriwijaya.
Sementara itu, Nicke juga pernah menjabat Direktur Bisnis di PT Rekayasa Industri (Rekind) dan Vice President Corporate Strategy Unit (CSU) di perusahaan yang sama. Puncak karier Nicke Widyawati memang diraihnya ketika menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, di mana pengangkatannya berdasarkan SK Menteri BUMN nomor SK-97/MBU/04/2018, tanggal 20 April 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina.
Penasaran, Berapa Gaji Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina?
Perlu diketahui, bahwa gaji Dirut Pertamina telah ditetapkan dalam pedoman internal yang dilakukan oleh Menteri BUMN. Konon, gaji yang akan diperoleh bisa mencapai miliaran rupiah, sehingga jabatan tersebut menjadi salah satu posisi yang diincar oleh banyak orang.
Jika gaji Dirut Pertamina menggunakan pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri BUMN selaku RUPS Pertamina, maka rincian gaji direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi Faktor Jabatan. Diketahui, gaji Wakil Direktur Utama adalah 95% dari gaji Dirut, dan anggota direksi lainnya 85% dari gaji Direktur Utama.
Tag
Berita Terkait
-
Dirut Pertamina Klaim Harga Pertalite dan Solar di Indonesia Lebih Rendah Dibandingkan Harga Kompetitor
-
Pastikan Stok BBM Aman, Dirut Pertamina Pantau Langsung Lewat Command Center
-
Dewas KPK Sebut Sudah Terima Surat Balasan Dirut Pertamina Nicke Soal Tiket MotoGP Lili Pintauli Siregar
-
Profil Nicke Widyawati yang Masuk Daftar Most Powerful Women International 2021
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu