News / Nasional
Jum'at, 09 September 2022 | 13:05 WIB
Tersangka Brigadir Ricky Rizal saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winnato,]

6. Percakapan Brigadir J dan PC

Bripka RR membujuk Brigadir J untuk menemui PC, sehingga Brigadir J menuju kamar di lantai 2 untuk menemui PC. Pembicaraan antara keduanya berlangsung kurang lebih selama 15 menit.

Bripka RR yang menunggu di luar kamar, mengaku tidak mendengar percakapan antara Brigadir J dan PC. 

7.  Brigadir J Menolak Bercerita

Setelah percakapan tersebut selesai, Bripka RR menanyakan mengenai peristiwa yang terjadi kepada Brigadir J yang telah keluar dari kamar. Namun, Brigadir J menolak untuk memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut.

8. Bripka RR Menolak Perintah FS Untuk Menembak Brigadir J

FS sempat meminta Bripka RR untuk menembak Brigadir J, namun Bripka RR menolak perintah tersebut dengan mengatakan tidak berani dan tidak kuat mental secara halus kepada FS.

9. Ferdy Sambo Menanyakan Peristiwa di Magelang

Ferdy Sambo, sebelum memerintahkan Bripka RR untuk menembak Brigadir J, ia menanyakan kepada Bripka RR mengenai peristiwa di rumah FS di Magelang berupa tindakan pelecehan Brigadir J terhadap PC. Mendengar pertanyaan tersebut, Bripka RR mengaku bahwa tidak mengetahui mengenai peristiwa tersebut.

Baca Juga: Mulai Terkuak! Ini Pengakuan Bripka RR soal Dugaan Pelecehan di Magelang

10.  Brigadir J Diperintahkan untuk Jongkok Sebelum Dieksekusi

Bripka RR diminta KM untuk menemui Brigadir J, mereka pun kemudian menemui FS dan Bharada e di ruang tengah rumah dinas FS.

Bripka RR mengaku hanya mendengar FS memerintahkan Brigadir J untuk jongkok, namun Brigadir J menolak dan mundur dengan mengangkat kedua tangannya.

Demikian penjelasan mengenai kesaksian Bripka RR terkait pembunuhan Brigadir J.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Load More