Lady Diana alami luka yang menyebabkan pembuluh darah paru yang terputus.
Hanya ada satu yang selamat, yaitu pengawal dari Lady Diana, Rees-Jones. Ia mengalami luka parah, dan setelah sembuh ia kembali ke Inggris.
Dari kejadian tersebut, sopir Prancis mereka, Henri Paul sempat disalahkan karena dianggap telah melampaui batas kecepatan untuk menghindari paparazzi.
Kemudian, pada tahun 2006, polisi merilis hasil investigasi lebih lanjut, yang menyebutkan bahwa kematian Lady Diana merupakan “kecelakaan tragis”.
Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan bahwa Paul, sang supir, sedang mabuk pada saat kecelakaan. Serta disebutkan juga bahwa kondisi tersebut diperburuk oleh resep anti-depresan yang digunakan pada saat itu.
Juri pemeriksaan kemudian memutuskan bahwa Paul dan paparazzi yang mengejar Lady Diana dan Al-Fayed memiliki tanggung jawab atas kejadian tersebut.
Kematian Diana dan Al-Fayed juga disebut sebagai “pembunuhan di luar hukum”. Namun, tidak ada yang didakwa atas kematian keduanya. Hal tersebut karena Paul sendiri juga terbunuh dalam peristiwa tersebut. Beberapa anggota paparazzi yang bersangkutan turut diinterogasi setelah kecelakaan, tetapi dibebaskan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Baca Juga: Pasang Surut Hubungan Ratu Elizabeth dengan Putri Diana, Rumit Tapi Penuh Hormat
Berita Terkait
-
Setelah Mahkota Kerajaan Tersemat di Raja Charles III, Peranan Ini Harus Dilepas
-
Pasang Surut Hubungan Ratu Elizabeth dengan Putri Diana, Rumit Tapi Penuh Hormat
-
Pasang Surut Hubungan Ratu Elizabeth II dan Lady Diana, Sempat Menjaga Jarak hingga Akui Mertua Terbaik
-
Sumber Pendapatan dan Total Kekayaan Mendiang Ratu Elizabeth
-
MENCEKAM, Cerita Horor Keluarga Kerajaan Inggris Lihat Penampakan Ratu Elizabeth di Perpustakaan Kastil Windsor
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik