Perubahan terakhir yang dilakukan adalah di tahun 2019.
Setiap kali ada perubahan, masing-masing artis yang terlibat akan menambahkan gambar mahkota yang berbeda, perhiasan baru dan juga tambahan kerutan wajah Ratu karena pertambahan usia.
Desain Arnold Machin di tahun 1966.
Desain Raphael Maklouf di tahun 1985.
Desain Ian Rank-Broadley di tahun 1998.
Desain Jody Clark di tahun 2019.
Apa yang akan terjadi sekarang?
Koin baru sekarang harus dibuat dengan gambar Raja Charles III.
Namun akan ada sedikit perubahan di mana wajahnya akan menghadap ke kiri.
Ini sudah merupakan tradisi lama sejak berkuasanya Raja Charles II di tahun 1600-an, yang memerintahkan agar gambar raja baru atau ratu baru harus berubah bergantian dari arah yang berlainan.
Baca Juga: Ratu Elizabeth Pernah Terkesan dengan Kehangatan Warga Indonesia
Besar kemungkinan di Australia akan ada kompetisi lagi untuk menentukan siapa yang akan mendesain koin baru tersebut, namun Royal Australian Mint dan Perth Mint, yang bertanggung jawab untuk pembuatannya di Australia, akan menunggu pendapat dari Istana Buckingham.
Bagaimana dengan uang kertas $5?
Bank Sentral Australia (RBA) mengatakan sudah menjadi tradisi jika gambar raja atau ratu akan muncul di uang kertas dengan nilai paling rendah di Australia, yang saat ini adalah $5.
Namun sebenarnya tidaklah sepenuhnya benar, gambar Raja George VI muncul di semua uang kertas Australia di masa berkuasanya raja.
"Inilah yang kami perkirakan akan tetap berlanjut bila ada pergantian monarki," kata juru bicara RBA.
Jika pun nanti ada pergantian uang kertas yang bergambar Raja Charles III, ini tidak akan membuat uang kertas sebelumnya menjadi tidak bernilai.
"Semua uang kertas Australia yang diterbitkan sejak tahun 1913 tetap memiliki nilainya. Jadi uang kertas $5 yang beredar sekarang tetapi bisa digunakan meski nanti ada uang kertas baru karena pergantian monarki," kata juru bicara RBA tersebut.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News
Berita Terkait
-
Terlibat Epstein Files? Kerajaan Inggris Buka Suara setelah Prince Andrew Ditangkap
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Etika Trump Dipertanyakan! Raja Charles III Dibelakangi saat Kunjungan Kenegaraan
-
Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut
-
Perusahaan Cadbury Dibuang dari Kerajaan Inggris, Apa Penyebabnya?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya