Suara.com - Hari bahagia perempuan bernama Fatihah Abdul Rahman (24) harus berubah menjadi duka seketika. Pasalnya, pesta pernikahannya yang meriah berubah menjadi acara tahlilan untuk sang ayah.
Melansir dari mStar, perempuan asal Malaysia yang biasa disebut Teha itu menyatakan bahwa sang ayah Abdul Rahman Abdul Kadir (65) tidak cukup sehat saat pernikahan berlangsung.
Sang ayah memang sudah duduk di kursi roda, namun memaksakan diri untuk turut ambil andil dalam persiapan pernikahan Teha.
"Mulanya ayah saya demam, saat ke klinik hanya diberi obat demam. Namun setelah lima hari hari dia masih sakit dan satu hari badan ayah panas banget," ungkap Teha.
Teha kemudian menanyakan apakah dokter mengecek tubuhnya atau tidak. Sang ayah menyebutkan bahwa dokter menayanyakan riwayat kesahatan dan diberi obat seperti biasanya.
Ayah Teha merupakan warga Singapura, dia sebelumnya tengah berada di Singapura untuk berobat, namun memaksakan pulang ke Malaysia karena ingin menyaksikan dan menjadi wali nikah untuk putrinya.
Sehari sebelum pesta pernikahan, ayah Teha sempat memeriksa pelaminan, makanan, dan persiapan lain meskipun tetap duduk di kursi roda.
Kemudian kondisi sang ayah drop, Teha menyebutkan bahwa sang ayah akhirnya mengembuskan napas terakhir kurang lebih jam empat sore di kediaman neneknya.
"Tibanya hari nikah, dapat kabar kalau ayah meninggal. Mungkin ayah lega dapat melihat segala persiapan anak bungsunya sudah bernar-benar siap. Sebelum ayah sakit, dia sudah menyiapakan baju songket yang serasi dengan ibu untuk dipakai di pernikahan, tapi tak sempat dipakai," ujar Teha.
Baca Juga: Batal Nikah Hari Ini, Akad Cita Citata Seharusnya Digelar di Rumah Didi Mahardika
"Sedih, kaget, dan menangis ketika kepala keluarga, ayah saya yang selalu bersama ibu saya dan merawat keluarga kami pergi untuk selamanya," tambahnya.
Teha sendiri menyebutkan bahwa dia memang paling dekat dengan ayahnya.
Usai meninggalnya sang ayah, akad nikah berlanjut hingga pukul 9 malam dengan sang kakak menjadi walinya menggantikan ayah.
Selesai pernikahan, acara berganti menjadi tahlilan untuk mendiang sang ayah. Kisah ini menuai simpati publik, banyak yang turut berduka cita atas kepergian ayahanda pengantin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?