Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengkliam telah menyerang pos dan menembak mati dua prajurit TNI di Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Senin (19/9/2022). TPNPB-OPM menyebut serangan tersebut sebagai bentuk balas dendam pasca kejadian mutilasi yang dilakukan prajurit TNI terhadap empat orang asli Papua.
Staf operasi Kodap VIII TPNPB-OPM Intan Jaya, Lewis Kogoya mengungkapkan kalau dirinya tidak terima atas adanya pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh beberapa prajurit TNI.
"Untuk aksi balas dendam ini kami berhasil serang pos keamanan di Titigi, Kabupaten Intan Jaya dan pos ini merupakan milik anggota TNI-Polri di Kabupaten Intan Jaya," kata Lewis dalam laporannya yang dikutip Suara.com, Selasa (20/9/2022).
Lewis Kogeya juga mengatakan bahwa untuk aksi balas dendam ini kami berhasil serang pos Keamanan di Titigi, Kabupaten Intan Jay, dan Pos ini merupakan milik anggota TNI-Polri di Kabupaten Intan Jaya.
Lewis bersama Panglima Kodap VIII Intan Jaya Undius Kogeya beserta pasukan berhasil membunuh dua prajurit TNI. Sementara satu orang lainnya mengalami luka tembak.
Ia mengklaim kalau baku tembak masih terjadi hingga saat ini.
Lewis menyebut kalau hal tersebut bakal terus dilakukan untuk balas dendam serta menuntut hak politik penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua.
"Maka pasukan TPNPB-OPM yang dipimpin Undius Kogeya, Lewis Kogeya, Apeni Kobogau akan terus lancarkan serangan di seluruh wilayah Kabupaten Intan Jaya," tuturnya.
Baca Juga: Siapa Oknum Anggota TNI yang Todongkan Pistol di Tol Jagorawi? Berpangkat Kapten, Tugas di Kemhan
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Oknum Anggota TNI yang Todongkan Pistol di Tol Jagorawi? Berpangkat Kapten, Tugas di Kemhan
-
Dibongkar Analis Militer, KSAD Dudung Disebut Mau Bikin Sekolah Sendiri Gegara Anaknya Gagal Masuk Akmil
-
Kasus Koboi Jalanan Anggota TNI Todong Pistol di Tol, Kapten RS Masih Ditahan Kemhan
-
Nasib Anggota TNI Gegara Arogan Todong Pistol di Tol, Kemhan Segera Pulangkan Kapten RS ke Mabes TNI
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran