Suara.com - Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menerima sorotan publik terkait dengan kepemilikan jet pribadi. Sebab, kini viral video lawas yang mempertontonkan dirinya asik merokok saat naik jet pribadi miliknya.
Adapun Said juga sempat mencuat ke pembicaraan publik usai diketahui bahwa dirinya adalah pihak yang mengusulkan daya listrik 450 VA dihapus.
Sontak, publik mulai menyoroti Said Abdullah mulai dari karier hingga profilnya. Tak hanya itu. publik juga mulai mengulik tentang harta kekayaannya yang terbuka untuk publik melalui LHKPN KPK.
Usut punya usut, harta kekayaan Said Abdullah mengalami kenaikan yang pesat.
Lantas, seberapa besar kenaikan tersebut? Berapa total harta kekayaan yang dimiliki oleh Said Abdullah?
Berikut rincian harta kekayaan Said Abdullah yang viral gegara jet pribadinya.
Rincian harta kekayaan Said Abdullah: Naik Rp 32 miliar
Selaku pejabat negara, Said Abdullah wajib melaporkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK.
Laporan tersebut juga dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat via tautan elhkpn.kpk.go.id.
Baca Juga: Misteri Harta Lukas Enembe: Lapor LHKPN Rp 33 M, Tapi di Rekening Kasino Ada Rp 560 M
Dikutip dari laman resmi tersebut, nampak pertambahan harta kekayaan Said hanya dalam kurun waktu setahun, yakni antara 2021 dan 2022.
Said melaporkan harta kekayaannya untuk periode 2021 pada 31 Maret 2021 dan mencapai sejumlah Rp 52.292.035.843.
Untuk periode 2022, Said melaporkan harta kekayaannya pada 11 Maret 2022, total senilai Rp 84.589.901.803.
Sehingga, tampak bahwa harta kekayaan Said naik sebesar Rp 32 miliar hanya dalam hitungan satu tahun.
Adapun harta kekayaan Said salah satunya terdiri atas tanah dan bangunan yang ditotalkan mencapai Rp 61.986.351.691. Tanah dan bangunan milik Said tersebut tersebar di berbagai daerah seantero negeri, dari Jakarta hingga Sumenep.
Selain itu, Said juga memiliki dua mobil mewah yakni satu unit mobil Toyota Fortuner keluaran 2016 yang diperoleh melalui hasil sendiri dengan nilai Rp 490.000.000.
Berita Terkait
-
Misteri Harta Lukas Enembe: Lapor LHKPN Rp 33 M, Tapi di Rekening Kasino Ada Rp 560 M
-
Ada Dewan Kolonel yang Dukung Puan Jadi Capres? Said Abdullah: Itu Bercanda
-
Ditanya soal Video Viral Naik Jet Pribadi Sambil Merokok, Said Abdullah: Jangan Gak Substansial Deh, Gak Lucu
-
Harta Kekayaan Lukas Enembe Meroket Tanpa Utang, Lalu Duar Jadi Tersangka Korupsi
-
Video Naik Private Jetnya Viral, Ketua Banggar DPR ini Ngotot Hapus Daya Listrik 450 VA
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi