Suara.com - Dalam upaya memberikan informai secara terbuka kepada masyarakat agar waspada terhadap berita bohong terkait penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, PT Pertamina menyosialisasikan situs My Pertamina, yakni subsiditepat.mypertamina.id.
Senior Supervisor Comunication and Relation Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Taufik Kurniawan di Kendari mengatakan bahwa situs tersebut bukan aplikasi dan bisa diakses melalui internet guna mendapatkan informasi soal penggunaan BBM bersubsidi.
"Jadi masyarakat harus waspada terkait informasi di medsos, sebab bukan aplikasi tapi alamat situs yang bisa diakses untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait penyaluran BBM bersubsidi, seperti siapa yang berhak mendapatkan, kemudian jenis kendaraan dan juga power (CC) yang bisa menggunakan BBM tersebut," ujar Taufik Kurniawan pada Senin (26/9/2022).
Pengguna nantinya akan mendapatkan QR Code khusus setelah melakukan pendaftaran di subsidi tepat MyPertamina. QR Code itu menunjukkan bahwa data pengguna sudah cocok dan bisa membeli Pertalite atau Solar.
"Sekali lagi, ini bukan aplikasi tapi alamat situs yang bisa di akses untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait penyaluran BBM bersubsidi," tegasnya.
Taufik mengemukakan, sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat mendapat informasi yang jelas dan tidak terjadi kesimpangsiuran khususnya terkait berita-berita yang tersebar melalui media sosial.
"Kan ada beberapa pesan WA yang beredar di medsos tentang jenis mobil dan CC-nya, nah kalau masyarakat benar-benar ingin dapat informasi bisa akses website itu dan dapat info yang jelas dan tentunya benar," tuturnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga BBM Tak Surutkan Niat Konsumen Beli Rumah
-
Presiden Jokowi Akan Berikan BLT Bahan Bakar Minyak di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara
-
Tolak Kenaikan BBM dan Minta Ketemu Bupati Cianjur, Ratusan Mahasiswa Robohkan Pagar Pendopo Setinggi 3 Meter
-
4 Korban Tewas Truk BBM Terguling di Banyuwangi Dapat Santunan, Pemilik Kendaraan Bakal Dipanggil Polisi
-
Kasihan Pertamina Merugi Terus, Warganet Ramai-ramai Ajak Beli BBM di SPBU Swasta
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar