Suara.com - Beberapa waktu lalu, sempat ada ribut-ribut di kalangan masyarakat usai tabloid yang seluruh isinya memberitakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebar luas. Sejumlah pihak menduga ada politik dan kampanye terselubung sebab Anies disebut menjadi Calon Presiden pada Pemilu 2024.
Anies bahkan sampai dilaporkan atas kasus tersebut. Nah, selengkapnya terkait ribut-ribut dugaan kampanye terselubung dengan penyebaran tabloid ini bisa diketahui melalui poin-poin berikut.
Tabloid Anies Baswedan Tersebar di Masjid
Keributan bermula dari temuan peredaran tabloid Anies Baswedan 12 halaman di Masjid Al Amin, Jalan Pelabuhan Tanjung Perak Kelurahan Bangkalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jatim. Ini tersebar beberapa waktu lalu hingga viral.
Hal tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Twitter @AkuAtikaFaya. Ia menulis dan megunggah lembaran tabloid yang menampilkan foto Anies Baswedan. Ia mengaku memperolehnya dari sang suami.
"Kaget, di rumah ada tabloid kek gini, isinya cuma tentang @aniesbaswedan. Oalah, taunya suami dapet dari masjid pas Jumat kemarin. Keknya model kampanye lewat masjid di Pilkada DKI kemarin mulai dilakukan. Ini di Malang lo guys, gimana ditempat kalian ada juga kah," tulis akun tersebut pada Minggu (19/9/2022).
Tak hanya di masjid, pada Kamis (22/9/2022) juga didapati temuan tabloid serupa yang disebarkan di Pasar Klojen, Kota Malang.
Salah satu pedagang yang menerimanya adalah Dina, dari seorang bapak-bapak. Lalu, ada pula Yati yang mengaku diberi tabloid "Mengapa Harus Anies?" oleh bapak-bapak dan dua wanita.
“Dapat dua minggu yang lalu, tidak kenal siapa yang membagi bapak-bapak yang bagi. Menurut saya bagus, senang Pak Anies. Buat baca-bacaan. Bilangnya insyaallah (calon presiden),” kata Dina.
Baca Juga: Demokrat: Duet Anies - AHY Hampir Tanpa Tanding
“Dapatnya dua minggu (pekan) lalu juga. Bapak sama dua perempuan, ya saya terima saja. Bapak tersebut bilang ‘Bu ini saya dapat amanah, mohon diterima.’ Gitu aja sih. Saya terima saja,” ungkap Yati.
Tudingan Kampanye Terselubung
Menanggapi kabar tabloid Anies, Wali Kota Malang Sutiaji menuding ada urusan politik khususnya kampanye di dalamnya. Ia meminta hal itu tidak sampai dibawa ke tempat-tempat ibadah, seperti masjid.
"Jangan membawa dan menarik-narik urusan yang berbau politik ke tempat ibadah. Walaupun itu domainnya ibadah masing-masing," ujar Sutiaji, mengutip Timesindonesia.co.id--jaringan Suara.com pada Senin (19/9/2022).
Ia menyampaikan jika politik hingga kampanye dilakukan di tempat ibadah akan memicu kekacauan umat. Terlebih kasus tabloid Anies Baswedan ini tersebar di Kota Malang yang disebut punya nilai baik.
Sutiaji kemudian menyarankan kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang agar tidak lagi menerima dan melakukan kegiatan politik atau kampanye di tiap masjid.
Tag
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Ajak Berinovasi Melalui Jakarta Innovation Days
-
Demokrat: Duet Anies - AHY Hampir Tanpa Tanding
-
Sinyalemen dari Internal Demokrat, Anies Baswedan akan Dipasangkan dengan AHY
-
Ditanya Soal Capres, Anies: 'Sekarang saya Konsentrasi'
-
Singgung Kini Figur Bacapres Blusukan Tanpa Hati, Analis Bandingkan Gaya Puan dengan Anies
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat
-
Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
-
Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang
-
KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan