Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo menyampaikan sejumlah pesan penting kepada anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua. Pesan itu disampaikannya saat melantik tiga anggota Provinsi Papua sisa masa jabatan 2017-2022 di Sasana Krida Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Jayapura, Jumat (30/9/2022).
Wempi menegaskan, anggota MRP perlu melakukan pendalaman dan pemahaman terhadap substansi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. Selain itu, pendalaman dan pemahaman juga diperlukan terhadap peraturan pelaksanaannya. Dengan pemahaman tersebut, anggota MRP tidak terjebak dalam dinamika politik praktis yang justu bakal mengganggu kinerja dan marwah MRP.
“Miliki komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan (dan) nasionalisme dalam semangat NKRI,” terang Wempi.
Tak hanya itu, lanjut Wempi, anggota MRP juga perlu meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan gubernur, lembaga perwakilan daerah, komponen masyarakat, dan berbagai pihak terkait lainnya. Melalui upaya ini diharapkan dapat membantu tugas MRP agar semakin optimal.
Dia menekankan, gubernur, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), dan MRP harus mampu membangun sinergi serta berkolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kesetaraan dengan provinsi lainnya. Dengan demikian, penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan optimal sesuai tujuannya.
Di lain sisi, Wempi mengaku bahagia dapat hadir dalam pelantikan anggota MRP sisa masa jabatan 2017-2022 tersebut. Sebagai orang asli Papua, kehadiran Wempi mewakili pemerintah pusat yang saat ini diberi amanah oleh Presiden untuk menduduki kursi Wamendagri. Sebelum menjabat sebagai Wamendagri, dirinya dipercaya Presiden untuk menjadi Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Saya senang karena ini tugas pertama saya untuk bisa berdiri di hadapan Bapak/Ibu serta Saudara-Saudara sekalian,” tandasnya.
Adapun pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkup Provinsi Papua. Mereka yang hadir di antaranya pimpinan MRP Provinsi Papua, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Provinsi Papua, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua, anggota MRP Provinsi Papua, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Baca Juga: Persewar Waropen vs Persipura, Panpel Siapkan 7000 Tiket
Tag
Berita Terkait
-
Empat Jasad Korban Kekejaman OPM Dievakuasi ke Teluk Bintuni
-
Sisa Bonus Atlet Jatim Peraih Medali di PON Papua Tak Kunjung Cair, Ada yang Sampai Kerja Serabutan
-
Lagi! Pekerja Proyek Trans Papua Ditembaki dan Dibantai Separatis OPM
-
Polisi Selidiki Video Pembantaian Warga Sipil Pekerja Pembangunan Jalan di Papua Barat
-
Viral Video Dugaan Pembantaian Warga di Papua Barat, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai