Suara.com - Partai Nasional Demokrat (NasDem) akhirnya mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) untuk 2024 mendatang.
Deklarasi tersebut diumumkan secara langsung oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh pada Senin (4/10/2022).
Deklarasi terhadap Anies Baswedan tersebut sontak mengundang berbagai respons, salah satunya dari Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto atau Kang Dede.
Dalam cuitannya, Kang Dede mengunggah berita lama tentang Habib Rizieq Shihab yang disebut mengharamkan untuk memilih Partai NasDem.
"Untuk direnungkan kawan," tulis Kang Dede di akun Twitternya pada Selasa (4/10/2022).
Diketahui sebelumnya bahwa massa dari pengikut Habib Rizieq adalah pendukung Anies Baswedan di Pilgub 2017 lalu.
Terkait sebutan Habib Rizieq meminta untuk tidak memilih Partai NasDem bermula dari cuitan pegiat media sosial, Chusnul Chotimah.
Pada cuitannya, Chusnul mengunggah video pada Pilkada DKI Jakarta 2017 yang berisi pendukung Anies Baswedan yang meledek jurnalis Metro TV.
Video itu diunggah oleh @YRadianto pada Senin (20/6/2022). Dalam keterangan unggahan tertulis, “Pendukung Anies Pembenci NasDem.”
Baca Juga: Anies Baswedan Sujud di Hadapan Jokowi karena Takut Dipenjara, Benarkah?
Pada video itu juga tertulis narasi: “Jejak brutal pendukung Anies di Pilkada DKI 2017. Intimidasi dari pendukung Anies terhadap Metro TV milik Surya Paloh yang identik dengan NasDem.”
Chusnul kemudian menegaskan bahwa simpatisan Anies di masa lalu pernah mengharamkan untuk memilih NasDem di mana hari ini menjadi pengusung utama Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Chusnul juga membeberkan kembali jika instruksi itu [tak memilih NasDem] merupakan perintah langsung dari Habib RIzieq Shihab.
Habib Rizieq: Haram Memilih Partai Penista Agama
Pada Reuni 212 tahun 2018 lalu, Imam Besar FPI Rizieq menyerukan untuk tidak memih capres maupun caleg yang diusung oleh partai penista agama.
Rizieq menyampaikan ceramah dalam Reuni 212 melalui rekaman suara dari Makkah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kurir Ekstasi Diciduk di Depan Mal PGC, Polisi Sita 2.000 Pil Siap Edar!
-
Rem Kontainer Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: 2 Tewas, 4 Luka Berat!
-
Prabowo dan Pemimpin Pakistan Akan Terbang ke Teheran, Misi Juru Damai Didukung Timur Tengah?
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
Garage Day Surabaya 2026, Momen Berbagi dan Peduli kepada Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global