Suara.com - Ketua DPP Golkar Dave Laksono berbicara mengenai potensi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju menjadi calon presiden (capres) yang bakal diusung Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB di Pemilu 2024. Menurut dia, peluang Ganjar dijagokan sebagai capres KIB sangat kecil.
Sebab, Ganjar bukan merupakan kader dari partai yang tergabung dalam KIB yakni Golkar, PAN dan PPP.
"Pak Ganjar kan bukan salah satu dari anggota KIB," kata Dave kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).
Dave menyebut KIB saat ini tengah fokus untuk mengusung kader internal dari KIB. Namun begitu, KIB tidak menutup kemungkinan untuk menjalin komunikasi dengan PDIP selaku partai politik naungan Ganjar.
"KIB harus dukung salah satu dari internal dong. Komunikasi enggak pernah berhenti. Lancar terus (dengan PDIP)," jelas Dave.
KIB Disebut Jadi Sekoci Ganjar
Sebelumnya Politisi Partai NasDem, Zulfan Lindan, menilai bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) hanya lah koalisi ecek-ecek. Menurut apa yang dia tahu bahwa KIB hanya disiapkan untuk menjadi sekoci Ganjar Pranowo apabila tidak diusung maju oleh PDIP di Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Zulfan dalam diskusi dengan judul Adu Perspektif "Membaca Manuver Tabloid, Dewan Kolonel, hingga isu Dendam Lama" yang digelar oleh Detikcom dan Total Politik, Senin (27/8/2022) malam.
Zulfan awalnya menjelaskan kalau KIB berbeda dengan NasDem, Demokrat dan PKS jika sudah berkoalisi.
Baca Juga: Deklarasikan Ganjar Pranowo Capres 2024, Pengamat Politik Telak Tuding PSI Lagi Pansos
"Lain lah kalau KIB jangan disamakan dengan koalisi ini (NasDem, PKS dan Demokrat). KIB itu kan koalisi ecek-ecek itu," kata Zulfan.
Berita Terkait
-
Deklarasikan Ganjar Pranowo Capres 2024, Pengamat Politik Telak Tuding PSI Lagi Pansos
-
Mirip Jokowi, Elektabilitas Ganjar Pranowo Sikat Anies dan Prabowo
-
Akbar Tanjung Disebut Dukung Anies Baswedan, Golkar Riau Klaim Tetap Solid
-
Pengamat: Karir Politik Ganjar akan Tamat Jika Keluar Dari PDIP
-
Libas Anies dan Prabowo, Ganjar Moncer di Survei Capres Karena Mirip Jokowi
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS